<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103316">
 <titleInfo>
  <title>KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPAL BETON  MENGGUNAKAN COAL BOTTOM ASH DENGAN PERSENTASE 0%, 10%, DAN 15% SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT HALUS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MOEHAMMAD HAEKAL</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Limbah padat sisa pembakaran batu bara menghasilkan limbah fly ash dan coal bottom ash yang dapat dijadikan sebagai bahan alternatif campuran laston lapis aus (AC-WC). Manfaat coal bottom ash sebagai bahan substitusi agregat halus untuk perkerasan lentur menjadi salah satu cara  mengurangi pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai parameter Marshall pada campuran laston lapis aus (AC-WC) terhadap pemakaian coal bottom ash dengan persentase 0%, 10%, 15% sebagai substitusi agregat halus, serta untuk mengetahui nilai durabilitas dari campuran laston lapis aus (AC-WC) dengan penggunaan coal bottom ash pada nilai stabilitas Marshall optimal. Langkah awal penelitian ini mencari nilai Kadar Aspal Optimum (KAO), selanjutnya hasil pengujian dari KAO didapatkan nilai KAO untuk batas bawah 5,85%, batas atas 6,80%, sehingga didapatkan nilai tengahnya 6,325%. Dilanjutkan dengan pembuatan benda uji dengan substitusi coal bottom ash 0%, 10%, dan 15% terhadap agregat halus pada setiap persentase kadar aspal optimum dan dilakukan pengujian Marshall dan pengujian durabilitas pada persentase terbaik. Hasil penelitian yang didapatkan nilai flow pada persentase coal bottom ash 15% dengan kadar aspal 6,325% nilai flow yang didapatkan 4,03 mm, dan pada persentase coal bottom ash  10% dan 15%  dengan kadar aspal 6,8% nilai flow yang diperoleh 4,03 mm dan 4,13 mm &gt; (2-4 mm) tidak memenuhi persyaratan Bina Marga 2018 revisi 2 (2020). Nilai stabilitas optimal diperoleh pada persentase coal bottom ash 10% dengan kadar aspal 5,85% sebesar 1232,88 kg. Nilai durabilitas yang didapatkan dari campuran yang menggunakan persentase coal bottom ash yang terbaik adalah 91,93% yaitu ≤ 90% memenuhi persyaratan Bina Marga 2018 revisi 2 (2020).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>103316</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-31 12:25:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-01 09:15:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>