<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103315">
 <titleInfo>
  <title>KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPAL BETON  MENGGUNAKAN COAL BOTTOM ASH DENGAN PERSENTASE 0%, 5%, DAN 10% SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT HALUS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NANDA ANSHAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pembangkit Listrik Tenaga Uap yang menggunakan batu bara sebagai sumber energi pembakarannya, menghasilkan limbah padat sisa pembakaran berupa coal fly ash dan coal bottom ash yang dapat mencemari lingkungan. Pemanfaatan limbah coal bottom ash sebagai bahan substitusi agregat pada perkerasan lentur merupakan salah satu solusi terhadap permasalahan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil dari nilai parameter Marshall pada campuran laston lapis aus (AC–WC) terhadap penggunaan coal bottom ash dengan persentase 0%, 5%, 10% sebagai bahan substitusi agregat halus, serta mengetahui nilai durabilitas dari campuran laston lapis aus (AC–WC) dengan penggunaan coal bottom ash pada nilai stabilitas Marshall optimal. Tahap awal dari penelitian ini adalah menentukan Kadar Aspal Optimum (KAO), dari hasil pengujian diperoleh nilai KAO dengan batas bawah 5,85%, batas atas 6,80%, dan nilai tengah 6,325%. Pada setiap persentase KAO, dilakukan pembuatan benda uji dengan substitusi coal bottom ash 0%, 5%, dan 10% terhadap agregat halus, kemudian dilakukan pengujian Marshall dan pengujian durabilitas pada persentase terbaik. Hasil penelitian ini didapatkan nilai parameter Marshall telah memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 revisi 2 (2020), kecuali nilai flow pada persentase coal bottom ash 10% dengan kadar aspal 6,80% yaitu 4,03 mm &gt; (2 – 4 mm). Nilai stabilitas Marshall optimal diperoleh pada campuran dengan persentase coal bottom ash 5% dan kadar aspal 5,85% yaitu 1257,80 kg. Nilai durabilitas yang diperoleh dari campuran pada persentase coal bottom ash terbaik adalah 95,69% memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 revisi 2 (2020) yaitu ≥ 90%.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>103315</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-31 12:25:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-01 09:01:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>