<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103294">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hafidhatul Haq</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Prarancangan pabrik Ordinary Portland Cement (OPC) ini direncanakan agar&#13;
dapat memenuhi konsumsi semen nasional yang mengalami kenaikan pesat&#13;
diiringi berlangsungnya program pemerintah yang bergerak dalam pengembangan&#13;
infrastruktur yakni MP3EI (Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan&#13;
Ekonomi Indonesia). Pada pabrik Ordinary Portland Cement memanfaatkan batu&#13;
kapur untuk dijadikan bahan baku utama sebagai sumber CaO dan Bone Coal&#13;
dijadikan sebagai sumber silika. Kapasitas produksi pada&#13;
pabrik OPC ini yakni sebesar 450.000 ton/tahun. Tahap-tahap yang dijalankan&#13;
dalam proses produksi Ordinary Portland Cement meliputi: (1) Persiapan Bahan&#13;
Baku, (2) Homogenasi Bahan Baku, (3) Pembakaran dan Pendinginan Raw Mix,&#13;
(4) Proses Penggilingan Klinker, (5) Pengantongan. Kebutuhan pemakaian listrik&#13;
untuk kebutuhan unit proses, unit utilitas dan penerangan pabrik dan kantor&#13;
sebesar 29,3 MW yang diperoleh dari generator sendiri dengan menggunakan&#13;
bahan bakar solar. Pabrik ini menggunakan bahan bakar batubara jenis&#13;
subituminus untuk mencapai temperatur proses pembakaran di dalam kiln. Bentuk&#13;
organisasi pada prarancangan pabrik Ordinary Portland Cement ialah bentuk&#13;
organisasi dengan struktur garis dan staf dalam bentuk perusahaan yang&#13;
direncanakan yaitu Perseroan Terbatas (PT). Kebutuhan tenaga kerja untuk&#13;
menjalankan perusahaan ini berjumlah 160 orang dengan waktu kerja ialah 330&#13;
hari per tahun. Lokasi pabrik OPC ini direncanakan didirikan di Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh dengan luas&#13;
tanah 45.000 m2. Sumber air untuk pabrik OPC ini berasal dari Sungai Simpang,&#13;
Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh.&#13;
&#13;
Hasil analisa ekonomi yang diperoleh adalah:&#13;
Fixed Capital Investment	= Rp.	492.207.574.275&#13;
Working Capital Investment	= Rp.	  86.767.575.520&#13;
Total Capital Investment	= Rp.	578.975.149.794&#13;
Total Biaya Produksi		= Rp.	339.670.987.445&#13;
Hasil Penjualan			= Rp.	585.000.000.000&#13;
Laba bersih			= Rp.	159.463.858.161&#13;
Pay Back Period (PBP)		= 		2,29 tahun&#13;
Rate of Return (ROR)		= 		     27,54%&#13;
Break Even Point (BEP)	=		     21,71%&#13;
Internal Rate of Return (IRR)	= 		     33,24 %&#13;
&#13;
Keywords: Semen, Ordinary Portland Cement, Batu Kapur, Bone Coal, Proses&#13;
Kering.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>103294</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-31 10:34:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-31 15:24:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>