<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103267">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN METODE FUZZY LOGIC PADA ALAT PENDETEKSI KONDISI STRES ANAK PENDERITA AUTISME BERBASIS IOT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>VERDY SETIAWAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Stres rentan terjadi pada anak penderita autisme. Sekitar 85% anak penderita autisme mengalami gangguan kecemasan yang mampu memperparah kondisinya sehingga dapat melukai diri sendiri maupun orang disekitarnya. Saat mengalami stres, terdapat perubahan suhu jari, detak jantung, dan konduktansi kulit yang ada. Agar kondisi stres yang ada dapat terdeteksi, akan dibuat suatu alat untuk mengukur detak jantung, suhu tubuh, dan konduktansi kulit. Data pengukuran parameter yang didapat akan diolah menggunakan metode Fuzzy Logic sebagai pengambil keputusan. Akan digunakan 64 buah Fuzzy Rule dengan fungsi keanggotaan untuk masing-masing parameter. Hasil pengukuran parameter akan ditampilkan menggunakan widget bernama gauge, sedangkan kondisi stres akan menggunakan widget bernama label. Hasil akan ditampilkan pada aplikasi Blynk dengan sistem IoT agar dapat dilihat dari jarak jauh melalui perangkat Android secara online. Pengujian akan dilakukan terhadap 10 anak dengan rentang usia 5-12 tahun, yaitu 5 anak normal dan 5 anak penderita autisme. Dari hasil pengujian, nilai keakuratan dan tingkat presisi sensor detak jantung adalah 95.01% dan ±0.12 sampai ±15.86, nilai keakuratan dan tingkat presisi sensor suhu adalah 97.7% dan ±0.27 sampai ±1.07, dan nilai keakuratan dan tingkat presisi sensor konduktansi adalah 93.75% dan ±0.02 sampai ±0.05. Terdapat 1 anak dengan kondisi tubuh normal, 3 anak dengan kondisi tubuh tidak normal, dan 6 anak dengan kondisi tubuh bervariasi. Pada anak dengan kondisi tubuh normal, nilai persentase stres adalah 25%, sedangkan pada anak dengan kondisi tubuh tidak normal, nilai persentase stres adalah 51,88% sampai 75%. Berdasarkan hasil yang ada, dapat disimpulkan bahwa alat yang dibuat telah bekerja dengan baik dan dapat dipantau dari jarak jauh.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>103267</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-30 21:20:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-31 11:54:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>