<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103233">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KERAGAMAN GEN MIOSTATIN PADA DOMBA HASIL PERSILANGAN ANTARA DOMBA EKOR GEMUK DAN DOMBA LOKAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MEGASAKTI ELNO OKTALIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Domba persilangan merupakan domba hasil perkawinan antara domba ekor gemuk dan domba lokal yang memiliki ciri yang lebih beragam. Salah satu indikator untuk mengatur pertumbuhan masa otot pada hewan adalah gen miostatin. Ekspresi berlebihan gen miostatin dapat menyebabkan atrofi dan mutasi gen miostatin yang dapat mengakibatkan hewan berotot ganda secara fenotipe sedangkan secara genotif dapat dijadikan sebagai marka genetik atau penanda gen. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keragaman gen miostatin ekson 1 (MSTN-1) pada persilangan domba ekor gemuk dan domba lokal. Penelitian ini dilakukan dengan metode Polymerase Chain Reaction-Restriction Fragment Length Polymorphism (PCR-RFLP) dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan gen miostatin ekson 1 (MSTN-1) berhasil diamplifikasi menggunakan PCR pada ukuran ~337 pb. Berdasarkan hasil RFLP fragmen Deoxyribose Nucleic Acid (DNA) teramplifikasi menjadi dua bagian yang berada pada ukuran ~239 pb dan ~98 pb. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa keragaman gen miostatin ekson 1 (MSTN-1) pada persilangan domba ekor gemuk dan lokal bersifat monomorfik atau tidak beragam dikarenakan semua sampel &#13;
menunjukkan pola pita yang seragam.&#13;
&#13;
Kata kunci : ekson 1, gen, myostatin, PCR-RFLP</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>GENETIC DISORDERS - ANIMALS</topic>
 </subject>
 <classification>571.948 1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>103233</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-30 13:50:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-07 16:26:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>