PENERAPAN METODE PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI PENGUKURAN PANJANG DI KELAS IV SDN 71 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENERAPAN METODE PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI PENGUKURAN PANJANG DI KELAS IV SDN 71 BANDA ACEH


Pengarang

Mega Melisa - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0806104090002

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.3

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Kata kunci : Penerapan, Metode Pemecahan Masalah, Pengukuran Panjang
Penelitian yang berjudul “Penerapan Metode Pemecahan Masalah Pada Materi Pengukuran Panjang Di Kelas IV SDN 71 Banda Aceh” ini mengangkat masalah, apakah penerapan metode pemecahan masalah pada materi pangukuran panjang di kelas IV SDN 71 Banda Aceh dapat mencapai ketuntasan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar siswa kelas IV SDN 71 Banda Aceh yang berjumlah 28 orang dengan menggunakan metode pemecahan masalah pada materi pengukuran panjang. Seluruh populasi merupakan sampel. Penelitian ini digolongkan sebagai penelitian eksperimen dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini yaitu melalui pemberian tes tertulis yang mana tes tersebut digunakan sebagai hasil akhir dari materi yang telah dipelajari untuk mengukur kemampuan siswa. Nilai yang didapat dari tes inilah yang diambil sebagai data, kemudian data diolah menggunakan rumus uji-t. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data siswa yang diajarkan melalui metode pemecahan masalah pada materi pengukuran panjang mencapai ketuntasan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dibuktikan dengan taraf signifikan dan derajat kebebasan dk = (n – 1), dk = (28 – 1) = 27. Dari nilai tersebut diperoleh t(0,95)(27) = 1,70 sehingga diperoleh t1-? = 1,70 Karena 3,44 > 1,70 maka thitung > ttabel, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian hipotesis yang berbunyi : “Metode pemecahan masalah pada materi pengukuran panjang di kelas IV SDN 71 Banda Aceh dapat mencapai ketuntasan belajar” dapat diterima. Oleh karena itu diharapkan guru dapat menerapkan metode pemecahan masalah untuk diaplikasikan pada pelajaran pengukuran panjang di sekolah untuk mencapai hasil belajar yang diinginkan.







Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK