<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="10319">
 <titleInfo>
  <title>TATA CARA PEMBERIAN NOMOR SERI FAKTUR PAJAK DI KANTOR PELAYANAN PAJAK (KPP) PRATAMA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD ZAKKI FUADY</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi (DIII)</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Laporan Kerja Praktek</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>PENUTUP&#13;
5.1.	Kesimpulan&#13;
Bedasarkan uraian pembahasan dan penelitian dari pengalaman selama melakukan  praktek kerja (on the job training) di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Banda Aceh, maka diambil kesimpulan yang merupakan sebagai penutup dari penulisan ini, diantaranya :&#13;
1.	PKP wajib mengkukuhkan sebagai Wajib Pajak di Kantor Pelayanan Pajak untuk menjadi pengusaha yang melakukan penyerahan Barang Kena Pajak dan/atau penyerahan Jasa Kena Pajak.&#13;
2.	PKP mengregistrasi ulang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan, penertiban administrasi, pengawasan dan untuk menguji pemenuhan kewajiban subjektif dan objektif.&#13;
3.	PKP melakukan verifikasi bertujuan untuk pemenuhan kewajiban subjektif dan objektif atau perhitungan dan pembayaran pajak.&#13;
4.	PKP wajib meminta Kode Aktivasi dan Password Ke Kantor Pelayanan Pajak tempat dikukuhkannya sebagai Pengusaha Kena Pajak&#13;
5.	PKP wajib melakukan permintaan Nomor Seri Faktur Pajak ke Kantor Pelayanan Pajak&#13;
6.	Kantor Pelayanan Pajak memberikan Nomor Seri Faktur Pajak ke PKP, setelah PKP memenuhi semua persyaratan&#13;
&#13;
7.	Penomoran Faktur Pajak tidak lagi dilakukan sendiri  oleh PKP, tetapi dikendalikan oleh Direktorat Jenderal Pajak melalui pemberian Nomor Seri Faktur Pajak&#13;
&#13;
5.2.	Saran&#13;
PKP harus melakukan permintaan Nomor Seri Faktur Pajak pada Kantor Pelayanan Pajak agar tidak ada terjadi penerbitan Faktur Pajak Fiktif, atau kekeliruan dalam pemberian Nomor Seri Faktur Pajak. PKP harus melakukan permintaan tersebut pada Seksi Pelayanan di Kantor Pelayanan Pajak tempat PKP tersebut dikukuhkan menjadi Pengusaha Kena Pajak yang melakukan penyerahan Barang Kena Pajak dan/atau Penyerahan Jasa Kena Pajak yang dikenai Undang-Undang Pajak Pertambahan nilai.&#13;
&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>TAXATION</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>10319</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-11-06 12:09:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-03-15 15:28:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>