<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103169">
 <titleInfo>
  <title>PENINGKATAN KINERJA DAN ANTIFOULING MEMBRAN POLYVINYLIDENE FLUORIDE (PVDF) SECARA BLENDING POLIMER UNTUK PROSES PENGOLAHAN AIR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhfadzallah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (S2)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah satu pendekatan paling sederhana untuk meningkatkan kinerja membran adalah dengan meningkatkan hidrofilisitas pada membran. Penelitian ini menjelaskan pembuatan membran berbasis polyvinylidene fluoride (PVDF) menggunakan kitosan dan PVP sebagai aditif organik, dengan tujuan khusus untuk meningkatkan hidrofilisitas membran. Lima variasi larutan dope dibuat dengan menambahkan 1% berat PVP, 1% berat, 2% berat, 3% berat, dan 4% berat kitosan ke dalam empat larutan polimer PVDF yang berbeda. Pengaruh aditif pada membran yang diperoleh dievaluasi dalam hal gugus fungsi kimia dengan ATR-FTIR, perubahan morfologi dengan SEM, derajat hidrofilisitas permukaan membran berdasarkan sudut kontak air (WCA), kinerja filtrasi dan sifat antifouling. Gambar SEM menunjukkan bahwa keberadaan aditif mengubah struktur morfologi membran. Hidrofilisitas juga meningkat secara signifikan, sebagaimana dibuktikan dengan penurunan WCA dari 79° menjadi 71°, 67o, 64o, dan 61,5o . Perubahan ini juga memiliki dampak yang signifikan pada kinerja membran, sebagaimana dibuktikan oleh peningkatan permeabilitas larutan air murni dan rejeksi asam humus terlarut. Secara keseluruhan, modifikasi membran PVDF dengan 1% berat PVP dan 4% berat aditif kitosan menghasilkan permeabilitas dan sifat antifouling yang jauh lebih baik dibandingkan dengan membran tanpa modifikasi karena hidrofilisitasnya yang sangat baik&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>103169</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-29 22:06:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-30 08:52:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>