<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103163">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS DAN USULAN PERBAIKAN PROSES BISNIS PEMENUHAN PESANAN MENGGUNAKAN METODE BUSINESS PROCESS MANAGEMENT (STUDI KASUS BAWADI COFFEE)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ELVIZA MASYURAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bawadi Coffee merupakan salah satu industri kecil menegah yang memproduksi kopi arabika gayo yang berdiri dikota Banda Aceh. Sebagai industri yang terbilang cukup suskses, Bawadi Coffee belum dapat mempresentasikan proses bisnis dengan baik, permasalahan proses bisnis Bawadi Coffee terdapat pada pemenuhan pesanan. Hal ini dikarenakan terdapat beberapa aktivitas dalam proses bisnis pemenuhan pesanan yang tidak memiliki nilai tambah dalam kegiatan bisnis serta tidak berkontribusi langsung dalam hal meningkatkan kepuasan pelanggan, sehingga menyebabkan keterlambatan dalam memenuhi pesanan costumer terutama yang memesan produk dalam jumlah relatif banyak. Oleh sebab itu perlu dilakukannya perbaikan proses bisnis menggunakan metode BPM yang dimodelkan dengan Business Process Modelling and Notation (BPMN) menggunakan software Bizagi Modeler, usulan perbaikan ini juga dilakukan agar aktivitas proses bisnis pada Bawadi Coffee dapat berjalan secara sistematis dan optimal sehingga pihak Bawadi Coffee dapat terus melakukan kinerja terbaiknya terutama dalam hal pemenuhan pesanan. Perancangan proses bisnis ini diawali dengan mengindentifikasi kegiatan bisnis pemenuhan pesanan dan menghasilan arsitektur proses, kemudian dilakukan proses discovery yakni pengumpulan informasi mengenai proses bisnis yang sedang berjalan dan akan menghasilkan rancangan as-is model. Selanjutnya dilakukan identifikasi permasalahan menggunakan value added analysis yakni proses klasifikasi aktivitas proses bisnis sehingga menghasilkan kategori VA sebanyak 18 aktivitas, BVA 15 aktivitas, dan NVA 4 aktivitas. Berdasarkan identifikasi tersebut, dilakukan perancangan proses bisnis perbaikan (to be model). Berdasarkan pengukuran menggunakan dimensi devil’s quadrangle didapatkan hasil peningkatan dalam proses bisnis rekomendasi (to be model) yakni sebanyak 75,24%, dalam dimensi time dan peningkatan dalam dimensi flexibility dengan mengurangi 4 aktivitas.&#13;
Kata Kunci : Proses Bisnis, BPM, BPMN, Bawadi Coffe, As-Is Model, To Be Model, Value Added Anlysis, Bizagi Modeler, Devil’s Quadrangle.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>INDUSTRIAL ENGINEERING (PRODUCTION MANAGEMENT)</topic>
 </subject>
 <classification>658.5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>103163</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-29 18:02:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-30 09:38:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>