<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103102">
 <titleInfo>
  <title>AN ANALYSIS OF INDIRECT SPEECH ACT PERFORMED BY MAIN CHARACTER IN JOKER MOVIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAHAYU RAMADANI LIMBONG</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bahasa merupakan alat untuk berkomunikasi satu sama lain. Untuk membuat pemula mengerti tentang bahasa Inggris, mereka harus menggunakan media untuk belajar. Film dipilih untuk menganalisis pentingnya nilai-nilai pendidikan sebagai bagian dari kehidupan kita. Penelitian ini membahas tentang penggunaan Indirect Speech Act dalam Film Joker dari tuturan tokoh utama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan fungsi tindak tutur tidak langsung yang digunakan oleh tokoh utama dalam Film Joker. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, di mana peneliti mengumpulkan informasi dari naskah dan dialog dari film, mengidentifikasi jenis dan fungsi karakter tindak tutur tidak langsung berdasarkan teori Searle, dan kemudian menarik kesimpulan. Untuk fokus pada penelitian, peneliti menemukan delapan data dalam penelitiannya. Hasil dari penelitian ini adalah peneliti menemukan dua jenis Indirect Speech Act deklaratif dan interogatif yang digunakan dalam Film Joker dan ada enam fungsi Indirect Speech Act yang digunakan dalam Film Joker yaitu declare, commanding, condolence, refusal, blame, dan promise. Akhirnya, penelitian ini menyimpulkan bahwa Indirect Speech Act memiliki tipe tetapi fungsi yang berbeda. Konteks situasi dan status sosial sangat penting dalam penggunaan Indirect Speech.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>103102</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-29 11:43:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-29 12:12:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>