<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103075">
 <titleInfo>
  <title>DINAMIKA POPULASI HIU TIKUS (ALOPIAS PELAGICUS) YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA (PPS) KUTARAJA, KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Renggalyta Rusmar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hiu tikus (Alopias pelagicus) merupakan spesies hiu yang mendominasi hasil tangkapan hiu di Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja. Aktivitas penangkapan yang dilakukan terus menerus tanpa adanya pengelolaan yang baik dikhawatirkan memberikan dampak negatif terhadap stoknya. Kajian mengenai dinamika populasi terhadap spesies ini perlu dilakukan sebagai upaya pengendalian stok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui parameter dinamika populasi meliputi sebaran frekuensi panjang, ukuran pertama kali tertangkap, nisbah kelamin, pertumbuhan von bertalanffy, mortalitas dan laju eksploitasi pada A. pelagicus. Penelitian ini dilaksanakan mulai dari Desember 2021 hingga Februari 2022 di Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja, Lampulo, Banda Aceh. Sampel diperoleh sebanyak 406 ekor dengan metode accidental sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan program software microsoft excel dan program software FAO-ICLARM Stock Assessment Tools (FiSAT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa  A. pelagicus jantan, betina dan gabungan masing-masing memiliki kisaran panjang total antara 186-295 cmTL, 205-304 cmTL dan 186-305 cmTL, ukuran pertama kali tertangkap 249,40 cmTL, 252,29 cmTL dan 250,78 cmTL, perbandingan jenis kelamin jantan dan betina adalah 1:2,24 menunjukkan bahwa perbandingan jenis kelamin tersebut tidak dalam keadaan seimbang, panjang asimptotik (L∞) 344,25 cmTL, 374,83 cmTL dan 378,92 cmTL, laju pertumbuhan (k) 0,50/tahun, 0,36/tahun dan 0,19/tahun, umur ikan saat panjang ke 0 (t0) 0,066/tahun, 0,058/tahun dan 0,048/tahun. Persamaan kurva pertumbuhan von bertalanffy  yaitu Lt= 344,25 [1-exp -0,50 (t-0,066)], Lt=374,83 [1-exp -0,36 (t-0,058)] dan Lt=378,92 [1-exp -0,19 (t-0,048)]. Estimasi laju kematian alami (M) 0,59/tahun, 0,47/tahun dan 0,31/tahun, laju kematian akibat penangkapan (F) 2,08/tahun, 2,47/tahun dan 2,20 /tahun dan laju kematian total (Z) 2,67/tahun, 2,94/tahun dan 2,51/tahun. Laju eksploitasi (E) A. pelagicus sebesar 0,78/tahun, 0,84/tahun dan 0,88/tahun mengindikasikan eksploitasi terhadap spesies ini baik jantan, betina maupun secara keseluruhan telah dieksploitasi sepenuhnya.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>103075</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-27 08:55:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-29 11:18:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>