<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103033">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN WAKTU KEMATIAN AYAM BROILER YANG DIGANTUNG DAN TIDAK DIGANTUNG SETELAH PENYEMBELIHAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ferllya Adela Putri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penyembelihan halal adalah cara untuk mematikan hewan melalui proses pengeluaran darah secara baik, sempurna, dan sesuai dengan syariat. Salah satu titik kritis kehalalan dalam proses penyembelihan adalah waktu kematian ayam setelah disembelih. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan waktu kematian ayam broiler yang digantung dan tidak digantung setelah penyembelihan, sehingga dapat diketahui waktu yang tepat sebelum ayam dimasukkan ke dalam tangki air panas (scalding). Sampel yang digunakan adalah 10 ekor ayam broiler (Gallus domesticus) jantan berumur lima pekan dengan bobot badan 1,6-1,7 kg/ekor. Variabel yang diamati adalah waktu kematian ayam broiler yang digantung dan tidak digantung setelah penyembelihan berdasarkan tanda-tanda kematian, yaitu berhentinya denyut jantung, refleks pupil atau kelopak mata, dan pernapasan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan dua perlakuan, yaitu penyembelihan ayam dengan posisi digantung (P1) dan posisi ayam tidak digantung (P2). Data hasil pengujian dianalisis menggunakan independent T-test SPSS 25. Hasil penelitian diperoleh rata- rata waktu kematian ayam broiler yang digantung setelah penyembelihan adalah 82,80 detik, sedangkan rata-rata waktu kematian ayam broiler yang tidak digantung adalah 162,60 detik. Hasil uji kedua perlakuan dengan taraf signifikan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>103033</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-26 14:49:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-26 16:40:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>