<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103024">
 <titleInfo>
  <title>SELF EFFICACY MANAJEMEN DIABETES MELLITUS PADA  PESERTA PROLANIS DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIZKITA FATHIMATUZZUHRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Diabetes mellitus merupakan penyakit tidak menular. Penyakit ini membutuhkan adanya perubahan perilaku pada penderitanya, salah satu faktor yang dibutukan agar dapat merubah perilaku penderita yaitu dengan self-efficacy. Self-efficacy diperlukan untuk meningkatkan hasil manajemen diabetes dalam mengontrol kadar gula darah dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran self- efficacy manajemen penderita Diabetes Mellitus peserta prolanis di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini yaitu peserta prolanis penderita Diabetes Mellitus yang berjumlah 100 penderita di Puskesmas Baiturrahman. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan teknik total sampling Pengumpulan data menggunakan kuesioner Diabetes Management Self-Efficacy Scale (DMSES). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 85 penderita diabetes mellitus kategori self-efficacy tinggi (85%) dan 15 penderita diabetes mellitus kategori self-efficacy rendah (15%). Kesimpulan pada penelitian ini bahwa penderita sudah memiliki self-efficacy manajemen diabetes mellitus type II. Diharapkan sebagai acuan tim manajemen Puskesmas agar dapat meningkatkan self-efficacy manajemen pada penderita diabetes mellitus seperti perawat komunitas yang memberikan edukasi, melakukan konseling, serta pelaksanaan program-program khusus untuk penderita diabetes mellitus.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DIABETES MELLITUS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.462</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>103024</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-26 12:10:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-26 15:33:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>