<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="102983">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS VEGETASI TUMBUHAN DI KAWASAN HUTAN LINDUNG LUENG ANGEN IBOIH, KOTA SABANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Khairatun Hisan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kata Kunci: Vegetasi, Tumbuhan, Hutan Lindung Lueng Angen, Iboih Sabang.&#13;
Penelitian berjudul “Analisis Vegetasi Tumbuhan di Kawasan Hutan Lindung Lueng Angen Iboih Kota Sabang” bertujuan untuk mengetahui struktur dan komposisi vegetasi dan indeks keanekaragaman spesies tumbuhan di Kawasan Hutan Lindung Lueng Angen Iboih Sabang. Metode yang digunakan pada penelitian ini kombinasi dua metode yaitu metode jalur dan garis berpetak dengan peletakan plot secara subjektif, menggunakan teknik purposive sampling, dimana terdapat 5 plot pada setiap stasiun yang berukuran 10 x 10 m. Analisis data penelitian meliputi Kerapatan (KR), Frekuensi (FR), Dominansi (DR) dan Indeks Keanekaragaman (H’). Berdasarkan hasil penelitian di dapatkan 32 spesies yang tergolong ke dalam 23 familia. Nilai Penting (NP) tertinggi terdapat pada spesies Strombosia ceylinica (142,91%), spesies yang memiliki NP sedang yaitu Chromolaena odorata (63,57%), sedangkan spesies yang mempunyai NP dalam kategori rendah adalah Bellucia pentamera (2,53%). Tingkat keanekaragaman herba pada seluruh lokasi penelitian dikategorikan sangat rendah dengan nilai sebesar (1,05), pada tingkatan semak dan perdu dikategorikan rendah (1,76) dan pada tingkatan pohon dikategorikan sedang dengan nilai sebesar (2,82). Tingkat kesamaan spesies tumbuhan setiap stasiun penelitian berkisar antara 0-67% dengan kategori tinggi. Pola sebaran spesies tumbuhan pada setiap stasiun penelitian berkisar antara 1,46-1,87 dengan kategori mengelompok. Dapat disimpulkan bahwa pada lokasi penelitian terdapat 32 spesies dari 23 familia yang berbeda. Tingkat keanekaragaman jenis (H’) pada seluruh stasiun penelitian menunjukkan keanekaragaman jenis yang rendah pada hutan tersebut. Pola sebaran pada seluruh stasiun penelitian menunjukkan kategori mengelompok.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>102983</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-25 20:57:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-26 11:25:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>