<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="102958">
 <titleInfo>
  <title>KEANEKARAGAMAN  JENIS  MAMALIA   KECIL FAMILI  MURIDAE   DI KAWASAN PT. ARUN LNG  LHOKSEUMAWE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yulia Amira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Telah  dilakukan   penelitian   tentang   keanekaragaman   jenis   mamalia   kecil famili   muridae    pada   tiga   tipe   habitat   berbeda   di   kawasan    PT.  Arun   LNG Lhokseumawe.    Ketiga  lokasi  tersebut  yaitu  areal kebun  binaan,  kawasan   semak belukar   dan  kawasan   riparian.   Metode   yang  digunakan   adalah   metode   survei exploratif.   Pengoleksian   sampel   mamalia   kecil  dilakukan   dengan  menggunakan perangkap    yang   terdiri   dari   45  perangkap    lokal.   Selama   penelitian    berhasil mendapatkan   40  sampel   yang  terdiri  dari  tujuh  jenis.   Jenis  yang  terdata  adalab Bandikota   bengalensis   (wirok  kecil),  Mus  caroli  (mencit  sawah),  Mus  castaneus (mencit  rumah),  Rattus  exulans  (tikus  ladang),  Rattus  rattus  (tikus  rumah),  Rattus tiomanicus   (tikus   belukar),   dan  Sundamys   muelleri   (tikus   lembah).   Jenis   yang paling   banyak   tertangkap   adalah   Rattus   tiomanicus   sebanyak    15  individu   dan tertangkap   pada   ketiga   lokasi.   Hal  ini  menandakan    bahwa  jenis   tikus  Rattus tiomanicus     memiliki    daerah    penyebaran    dan  kisaran    makanan    yang    luas.&#13;
Keanekaragaman   tertinggi  dimiliki  oleh Stasiun  II (kawasan  semak)  dengan  indeks keanekaragaman    1,2252,  selanjutnya   diikuti   oleh  Stasiun   III  (kawasan   riparian) dan  Stasiun   I (areal  kebun  binaan)   dengan   indeks  keanekaragaman    1,0579  dan  0,9503.&#13;
&#13;
Kata kunci : keanekaragaman   jenis,  mamalia  kecil, muridae&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>102958</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-25 15:13:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-25 15:13:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>