<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="102948">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN DAN ANALISIS SIGNAL TO INTERFERENCE PLUS NOISE RATIO PADA JARINGAN 5G FREKUENSI MIDDLE BAND 4,5 GHZ DI KECAMATAN KUTA ALAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TEUKU HARSYA GHIFFARI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hadirnya teknologi 5G akan membuka peluang digunakannya spektrum frekuensi &#13;
baru. Permasalahan yang sering terjadi dalam penggunaan spektrum frekuensi yaitu &#13;
terjadinya interferensi. Interferensi terjadi akibat penggunaan sinyal berfrekuensi &#13;
berdekatan maupun sama yaitu adjacent channel dan co-channel. Semakin kecil &#13;
interferensi maka semakin baik nilai perbandingan sinyal terhadap interferensi dan &#13;
noise. Pada penelitian ini dilakukan simulasi perancangan jaringan 5G urban &#13;
macro model (Uma) dengan inter-site distance (ISD) sebesar 500 meter pada&#13;
frekuensi kerja 4,5 GHz menggunakan single antenna dan MIMO 8×8 rectangular &#13;
antenna array yang bertujuan untuk mendapatkan nilai Signal to Interference plus &#13;
Noise Ratio (SINR) yang tinggi yaitu di atas 10 dB. Proses simulasi dilakukan &#13;
dengan mengimpelentasikan Antenna Toolbox dan Phased Array System Toolbox. &#13;
Hasil dari simulasi ini yaitu didapatkannya nilai SINR yang lebih baik dengan &#13;
menggunakan jenis MIMO 8×8 rectangular antenna yaitu nilai tertingginya 22,72&#13;
dB dan terendahnya 9,6 dB dibandingkan dengan menggunakan single antenna &#13;
yang memiliki nilai SINR tertingginya 15,77 dB dan terendahnya 0,75 dB. &#13;
Berdasarkan hasil simulasi diperoleh bahwa dengan penggunaan teknologi MIMO &#13;
mampu menurunkan daya interferensi yang mana mengarah ke peningkatkan nilai &#13;
SINR sebesar 44,07% pada nilai tertingginya.&#13;
Kata kuci: 5G, Frekuensi, Signal to Interference plus Noise Ratio, Antenna.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>102948</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-25 13:20:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-26 09:45:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>