<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="102910">
 <titleInfo>
  <title>PENGEMBANGAN DAN UJI KINERJA MQL (MINIMUM QUANTITY LUBRICATION) PADA PROSES MILLING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AFIFUDDIN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Proses pemesinan banyak sekali digunakan di dalam dunia industri maka dari itu terdapat beberapa permasalahan yang terjadi salah satunya adalah ketika mata pahat menyentuh benda kerja maka akan timbul gesekan, sehingga meyebabkan keausan pada mata pahat.  Salah satu usaha untuk mengurangi laju keausan pahat adalah pemberian Lubricant yang dapat mengurangi peningkatan temperature akibat gesekan dari proses permesinan. Studi ini difokuskan untuk pengembangan dan uji perangkat MQL ( Minimum Quantity Lubrication) untuk penggunaan mata pahat, serta uji kinerja pada proses Milling dengan menggunakan dynamometer. Pada penelitian ini proses uji kinerja MQL ( Minimum Quantity Lubrication) dilakukan pada mesin Milling dengan menggunakan 2 jenis Lubricant yang berbeda yaitu minyak nabati dan minyak mesran, pengujian di lakukan dengan pengambilan data sebanyak 4 kali pada masing masing Lubricant, pada minyak nabati didapat nilai resultan gaya potong terbaik sebesar 42,32 N yang merupakan nilai resultan gaya potong terkecil pada pengujian menggunakan Lubricant minyak nabati, sedangkan pada Lubricant mesran diperoleh nilai resultan gaya potong terbaik sebesar 53,41 N hal ini menunjukkan bahwa penggunaan Lubricant minyak nabati lebih disarankan karena memiliki nilai resultan gaya potong yang lebih kecil.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>102910</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-25 00:07:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-25 12:06:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>