OPTIMASI PERENCANAAN PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE FUZZY GOAL PROGRAMMING RN(STUDI KASUS: CV. THUNNUS SAPUTRA BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

OPTIMASI PERENCANAAN PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE FUZZY GOAL PROGRAMMING RN(STUDI KASUS: CV. THUNNUS SAPUTRA BANDA ACEH)


Pengarang

ADINDA RONA IRTIYAAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Nurmaulidar - 197006081994122001 - Dosen Pembimbing I
Radhiah - 198508142014042001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1808101010025

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Matematika (S1) / PDDIKTI : 44201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas MIPA (S1)., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

CV. Thunnus Saputra merupakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang bergerak dalam bidang pengolahan ikan kayu dengan sekali produksi sebanyak 300 kg. UMKM ini mengolah tiga jenis ikan kayu yaitu ikan kayu basah, ikan kayu kering dan ikan kayu masak. Proses produksi CV Thunnus Saputra tergantung pada ketersediaan bahan baku yang tersedia di pasar, namun produksi minimal tetap dilaksananakan 1 kali dalam sebulan. Perusahaan tetap melakukan perencanaan produksi untuk menentukan keuntungan yang maksimal dan biaya produksi yang minimum, tetapi pengetahuan tentang optimal atau tidaknya perencanaan tersebut belum dapat dipastikan. Untuk mengatasi permasalahan itu dapat digunakan fuzzy goal programming untuk mengetahui keuntungan maksimum yang akan diperoleh perusahaan, jumlah optimum tiap produk yang akan disalurkan ke tiap daerah dan biaya produksi yang minimum. Hasil pengembangan model untuk memaksimumkan jumlah permintaan, memaksimumkan keuntungan dan meminimumkan biaya produksi menghasilkan penyelesaian optimal untuk permintaan semua produk terpenuhi dalam kota Banda Aceh dan Tapak tuan tetapi tidak di kota Meulaboh untuk produk ikan kayu masak, untuk Keuntungan produksi yang telah didapat sebesar Rp. 1.365.900,125 yang lebih besar dari Rp. 1.365.900,00, 30% dari total anggaran Rp. 0,125 dan untuk biaya produksi yang telah didapat sebesar Rp. 3.740.050 yang kurang dari biaya produksi yang telah dikeluarkan oleh perusahaan sebesar Rp. 4.423.000. Dengan demikian perusahaan sebenarnya telah mendapatkan keuntungan yang maksimum dari hasil penjualannya dan perusahaan dapat memperkecil atau meminimalkan biaya produksi yang dikeluarkan sebesar Rp. 682.950. Dapat dilihat bahwa metode fuzzy goal programming adalah alat bantu yang berguna untuk UMKM dalam memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat dengan menentukan perencanaan produksi, seperti memaksimumkan keuntungan dan meminimalkan biaya produksi.

Kata kunci: fuzzy goal programming, goal programming, keuntungan, biaya produksi.

CV. Thunnus Saputra is a Micro, Small and Medium Enterprise (MSME) engaged in processing wood fish with one production of 300 kg.. MSME process three types of wood fish, namely wet wood fish, dried wood fish and cooked wood fish. The production process of CV Thunnus Saputra depends on the availability of raw materials available in the market, but production is at least carried out 1 time a month. The company continues to carry out production planning to determine maximum profits and minimum production costs, but knowledge of the optimal or not planning has not been ascertained. To overcome this problem can be used fuzzy goal programming to find out the maximum profit that will be obtained by the company, the optimum amount of each product that will be distributed to each region and minimum production costs. The results of the development of a model to maximize the amount of demand, maximize profits and minimize production costs result in optimal settlement for the demand of all products fulfilled in the cities of Banda Aceh and Tapak tuan but not in the city of Meulaboh for cooked wood fish products, for the production profit that has been obtained of Rp. 1.365.900,125 which is greater than Rp. 1.365.900,00, 30% of the total budget of Rp. 0,125 and for the production costs that have been obtained amounting to Rp. 3.740.050,00 which is less than the production costs incurred by the company of Rp. 4.423.000,00. Thus the company has actually benefited the maximum from its sales and the company can minimize or minimize the production costs incurred by Rp. 682.950,00. It can be seen that fuzzy goal programming methods are useful tools for UMKMs in meeting the growing market demand by determining production planning, such as maximizing profits and minimizing production costs. Keywords: fuzzy goal programming, goal programming, profit, production costs.

Citation



    SERVICES DESK