<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="102757">
 <titleInfo>
  <title>PENGGUNAAN BEBERAPA LARUTAN DAN LAMA RENDAMAN TERHADAP MUTU KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA L) GAYO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Owien Rifqi Mhd Ilyas</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kopi memiliki standar kualitas yang diatur pada Standar Nasional Indonesia (SNI) 1-3542-20014. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan beberapa larutan dan lama rendaman dan mengetahui nyata atau tidaknya interaksi antara penggunaan larutan dan lama rendaman terhadap mutu kopi arabika gayo. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Hortikultura Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Darussalam Banda Aceh dari Desember 2021 sampai Maret 2022. Percobaan isi disusun berdasarkan rancangan acak kelompok (RAK) pola faktorial 6 x 3 dengan 3 ulangan sehingga terdapat 18 kombinasi perlakuan dan 54 unit percobaan. Faktor yang diteliti pada penelitian ini terdiri dari tiga faktor. Faktor pertama yaitu penggunaan beberapa larutan yang terdiri dari 6 taraf yaitu kontrol, kering, Larutan NaOH, Na2CO3, CaCO3, dan H¬2O. Faktor kedua yaitu lama perendaman dengan 3 taraf yaitu 10 jam, 20 jam, dan 30 jam. Dan faktor ketiga yaitu penggunaan NIRS dalam menentukan prediksi senyawa kimiawi. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan penggunaan beberapa larutan dan lama rendaman berpengaruh sangat nyata terhadap mutu kopi arabika. Perlakuan larutan terbaik jatuh pada penggunaan larutan H2O dari keseluruhan rata rata penerimaan. Perlakuan lama rendaman terbaik jatuh pada penggunaan lama perendaman 10 jam dalam keseluruhan penerimaan. Dan penggunaan NIRS memiliki hasil yang cukup memuaskan untuk memprediksi senyawa kimiawi pada biji kopi</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>102757</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-22 16:14:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-22 16:35:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>