CAMPUR KODE DAN ALIH KODE DALAM MASYARAKAT PEDAGANG DI PASAR TRADISIONAL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

CAMPUR KODE DAN ALIH KODE DALAM MASYARAKAT PEDAGANG DI PASAR TRADISIONAL


Pengarang

dinda kurnia putri - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Armia - 197108221998021001 - Dosen Pembimbing I
Muhammad Iqbal - 198011232006041001 - Dosen Pembimbing II
Subhayni - 197911262006041004 - Penguji
Denni Iskandar - 196902161994031003 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1806102010067

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1) / PDDIKTI : 88201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Putri, Dinda Kurnia. 2022. Campur Kode dan Alih Kode dalam Masyarakat Pendagang di Pasar Tradisional. Skripsi, Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:
(1) Armia, S.Pd., M.Hum. (2) Muhammad Iqbal, S.Pd., S.H., M.Hum.
Kata kunci: campur kode, alih kode, masyarakat pedagang.
Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu (1) bagaimanakah bentuk campur kode penggunaan bahasa oleh masyarakat pedagang di pasar Tradisional Nagan Raya?. (2) bagaimanakah bentuk alih kode penggunaan bahasa oleh masyarakat pedagang di pasar Tradisional Nagan Raya?. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan bentuk Campur kode pada penggunaan bahasa oleh masyarakat pedagang di pasar Tradisional Nagan Raya. (2) mendeskripsikan bentuk alih kode pada penggunaan bahasa oleh masyarakat pedagang di pasar Tradisional Nagan Raya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah masyarakat pedagang di pasar Tradisional, yaitu salah satu pasar yang ada di desa Keude Seumot, Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya. Teknik pengumpulan data mengamati dan mendata tuturan bahasa Aceh yang digunakan oleh masyarakat pedagang di pasar Tradisional dalam berkomunikasi. Merekam dengan perekam atau handphone yang digunakan oleh peneliti pada tuturan masyarakat pedagang yang mengandung unsur campur kode dan alih kode. Mencatat satuan-satuan bahasa yang terdapat campur kode dan alih kode. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara keseluruhan terdapat 51 bentuk campur kode yang digunakan oleh masyarakat pedagang di pasar tradisional, dengan rincian kata sebanyak 32, frasa sebanyak 11, baster sebanyak 4, kata ulang sebanyak 4. bentuk alih kode ditemukan sebanyak 13 bentuk keseluruhan dalam pengunaan bahasa oleh masyarakat pedagang di pasar tradisional, Dari 13 bentuk alih kode tersebut termasuk ke dalam bentuk alih kode intern. Dengan di temukannya berbagai bentuk campur kode dan alih kode yang bervariasi dalam masyarakat pedagang di pasar tradisional, membuktikan bahwa peristiwa campur kode dan alih kode masih sering terjadi di pasar khususnya pasar tradisional Keude Seumot, Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya yang disebabkan karena situasi penutur, keadaan penutur, kebiasaan penutur, latar belakang, dan tidak adanya kata yang sama dalam bahasa Aceh

ABSTRACT Putri Dinda Kurnia . 2022. Code Mixing and Code Switching in Traders' Society in Traditional Markets. Thesis, Department of Indonesian Language Education, Faculty of Teacher Training and Education, Syiah Kuala University. Supervisor: (1) Armia, S.Pd., M. Hum. (2) Muhammad Iqbal, S.Pd., S.H., M. Hum. Keywords: code mixing, code switching, trading community. The formulation of the problem in this study is (1) what is the form of code mixing using language by the merchant community in the Nagan Raya Traditional market?. (2) what is the form of code switching of language use by the merchant community in the Nagan Raya Traditional market?. The purpose of this study is to (1) describe the form of code mixing in the use of language by the trading community in the Nagan Raya Traditional market. (2) describe the form of code switching on the use of language by the merchant community in the Nagan Raya Traditional market. The method used in this study is a qualitative descriptive method. The source of data in this study is the community of traders in the traditional market, which is one of the markets in the village of Keude Seumot, Beutong District, Nagan Raya Regency. The data collection technique observes and records the Acehnese speech used by the trading community in traditional markets in communicating. Recording with a recorder or cellphone used by researchers in the speech of the merchant community which contains elements of code mixing and code switching. Take note of the language units that have code mixing and code switching. The results of this study indicate that overall there are 51 forms of code mixing used by the trading community in traditional markets, with details of 32 words, 11 phrases, 4 basters, 4 repeat words. language by the trading community in traditional markets, of the 13 forms of code switching are included in the form of internal code switching. With the discovery of various forms of code mixing and code switching that vary in the trading community in traditional markets, it proves that code mixing and code switching events still often occur in markets, especially the Keude Seumot traditional market, Beutong District, Nagan Raya Regency which is caused by the speaker's situation, the state of the speaker, the habits of the speaker, the background, and the absence of the same word in the Acehnese language

Citation



    SERVICES DESK