<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="102735">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN MATERIALISME DAN COMPULSIVE BUYING PADA PEKERJA USIA DEWASA AWAL YANG MELAKUKAN PEMBELIAN ONLINE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fany Riwanda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
Perkembangan teknologi digital memberikan perubahan pada pola perilaku masyarakat, terutama pada aktivitas berbelanja online. Penyebab individu melakukan aktivitas berbelanja online adalah minimnya waktu berbelanja yang dimiliki, adanya kemudahan dalam bertransaksi, beragamnya promo yang ditawarkan, dan dapat melakukan aktivitas berbelanja tanpa terkendala kondisi, tempat, dan waktu. Namun, apabila hal ini dilakukan secara berulang dan tidak terkontrol, maka akan berujung pada compulsive buying. Compulsive buying dapat dipengaruhi oleh adanya nilai materialisme pada individu. Nilai tersebut memengaruhi keyakinan individu akan pentingnya perolehan dan kepemilikan sebagai sarana pencapai kebahagiaan, kesejahteraan, dan kesempurnaan dalam hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan materialisme dan compulsive buying pada pekerja usia dewasa awal yang melakukan pembelian online. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Sampel dalam penelitian ini adalah 300 pekerja usia dewasa awal yang melakukan pembelian online. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode non-probability sampling dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Edwards Compulsive Buying Scale (ECBS) dan Material Value Scale (MVS-Short Form). Hipotesis dalam penelitian diuji menggunakan Pearson Product-Moment Correlation yang menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar r=0,506 dengan nilai signifikansi (p) sebesar 0,000 (p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>102735</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-22 11:03:11</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-22 15:00:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>