<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="102724">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH  BOUYANCY DAN STERDLISASI  AIR MEDIA TERHADAP  DAYA	TETAS  TELUR  KERAPU  MACANRN(EPINEPHELUS FUSCOGUTTATUS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zurrahmi Putra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>&#13;
Telah    Dilakukan     Penelitian     Pengaruh     Bouyancy     dan    Sterilisasi     Air    Media Terhadap    Daya   Tetas   Telur   Kerapu   Macan  (Eptnephetus Fuscoguttatus) pada bulan  Maret  -  Juni 2010 di Balai  Budidaya   Air  Payau  (BBAP)   Ujung  Batee-Aceh Besar   Provinsi   Aceh.   Dengan   tujuan   untuk  mengetahui    tingkat   penetasan    telur kerapu   macan   (Epfnephelus fuscoguuatus) dengan   daya   mengapung    (buoyancy) yang  berbeda  pada  air media  yang  steriJ dan  tidak steril. Metode   yang  di gunakan adalah   rancangan    acak   kelompok    (RAK)   yaitu,   tiga   perlakuan    dan empat   kali pengulangan    untuk  melihat   tingkat   daya  tetas  telur  yang  mengapung,    campuran (mengapung    dan tenggelam)    dan  tenggelam   pada  air  media  yang  steril  dan  tidak steril.    Hasil   yang    di   dapat    selama    penelitian     menunjukkan      bahwa    secara keseluruhan,    daya  tetas  telur  yang  mengapung    (rata-rata   63,8%)  jauh   lebih  tinggi dari yang  tenggelam   (rata-rata   9,8%).  Daya  tetas  telur  yang  mengapung    pada  air media   steriJ adalah   51.1  -   71,7%,  jauh   lebih  tinggi dari  yang  tenggelam    (8,0-14,7%),   sementara   daya  tetas  telur  yang  mengapung    pada   air  media   tidak  steril adalah   42,0   -   65,9%   jauh    lebih   tinggi   dari   yang   tenggelam    (7,8   -    1 0,8%). Berdasarkan    hasil  analisis   dengan   uji  ANOVA   menunjukkan    bahwa   telur  yang mengapung   lebih  tinggi  daya  tetas  di bandingkan   dengan  telur  yang  tenggelam.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci  : Bouyancy,   days  tetas  telur,  kerapu  macan&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>102724</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-22 10:05:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-22 10:05:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>