<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="102696">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN PENDEKATAN BELAJAR (APPROACHES TO LEARNING) PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER UNIVERSITAS SYIAH KUALA DALAM DISKUSI TUTORIAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nuril Annissa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Mahasiswa  kedokteran  yang  belajar  menggunakan  sistem  PBL  (Problem Based Learning) dan menjalankan  diskusi tutorial secara rutin diasumsikan akan   lebih   cenderung   mengembangkan    pendekatan   belajar   mendalam dibanding   pendekatan   belajar   dangkal.   Penelitian   ini  bertujuan   untuk mengidentifikasi  pendekatan  belajar  yang  dikembangkan  oleh  mahasiswa Program  Studi Pendidikan  Dokter,  Fakultas  Kedokteran  Universitas  Syiah Kuala dalam  diskusi  tutorial  yang mereka jalani.  Selain  itu, penelitian  ini ingin melihat apakah ada perbedaan pendekatan belajar yang dikembangkan oleh  mahasiswa  tahun  pertama  (angkatan  201l),  tahun  kedua  (angkatan 2010) dan tahun ketiga (angkatan 2009). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan  pendekatan cross-sectional,  berIangsung pada bulan	Februari  2012  di  Program Studi Pendidikan   Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas  Syiah  Kuala.  Dari  262  sampel,  198 di  antaranya merupakan	mahasiswa jalur reguler sementara sisanya 64 orang merupakan mahasiswa jalur  non reguler.  Dari  penelitian  yang dilakukan,  80.15% dan sampel cenderung lebih mengembangkan  pendekatan bejajar yang mendalam sementara   19.47%  sisanya  lebih  cenderung  mengembangkan   pendekatan belajar yang dangkal.  Nilai pendekatan  belajar mendalam tertinggi tampak pada  mahasiswa  angkatan  20 t 1 (Mean  = 3.48, SD = 0.53).  disusul  oleh angkatan 2009 (Mean = 3.45, SD = 0.51) dan angkatan 2010 (Mean = 3.40, SD  =  0.46).  Sebagai  kesimpulan,  mahasiswa  Program  Studi  Pendidikan Dokter,   Fakultas   Kedokteran    Universitas    Syiah   Kuala  menunjukkan pengembangan pendekatan belajar mendalam yang lebih tinggi daripada pendekatan  belajar dangkal. Namun demikian, ada variasi nilai rerata yang ditunjukkan oleh nap angkatan, yang secara spesifik mirip dengan efek bulan madu (honeymoon effect) di mana terjadi penurunan dan peningkatan (yang tidak  setinggi  nilai  di  awal)   dari   antusiasme  belajar  subjek didik  sebab faktor-faktor   tertentu,&#13;
&#13;
Kata   Kunci  :  Problem   Based  Learning,  Pendekatan  Belajar  Mendalarn,&#13;
                         Pendekatan Belajar Dangkal.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MEDICINE - EDUCATIONS</topic>
 </subject>
 <classification>610.7</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>102696</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-19 16:35:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-22 09:26:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>