<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="102552">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI BAKTERI SALMONELLA SP. PADA GULAI CHUE DI RUMAH MAKAN KOTA BANDA ACEH MELALUI PENDEKATAN MIKROBIOLOGI DAN RNBIOLOGI MOLEKULER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TITRIA ZAMI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Siput Faunus ater dikenal juga dengan nama Chue yang dimanfaatkan dan dikomsumsi oleh masyarakat Aceh sebagai salah satu makanan khas berupa gulai Chue. Faunus ater termasuk ke dalam kelas Gastropoda yang menurut beberapa penelitian di habitat alaminya terinfeksi oleh Salmonella sp. Penelitian ini bertujuan  mengetahui adanya bakteri Salmonella sp. dan endotoksin pada Chue yang digulai di Rumah Makan Kota Banda Aceh. Penelitian dilakukan menggunakan sebanyak 25 ekor Chue yang digulai diambil dari 5 rumah makan masing-masing 5 ekor Chue, yang kemudian dijadikan sebagai 5 sampel penelitian. Isolasi dan identifikasi bakteri pada Chue yang digulai menggunakan metode Carter yang dimodifikasi sebagai pendekatan mikrobiologi. Terhadap sampel yang sama dilakukan deteksi gen Invation-A (Inv-A) dan gen Paratosa (Prt) menggunakan metode PCR. Hasil penelitian menunjukkan adanya bakteri Salmonella typhymurium menggunakan analisis secara mikrobiologi dan secara biologi molekuler  tidak terdeteksi adanya gen Invation-A (Inv-A) dan gen Paratosa (Prt) pada Chue yang digulai. Dapat disimpulkan secara mikrobiologi ditemukan adanya bakteri Salmonella typhymurium pada 2 sampel Chue yang digulai dan secara biologi molekuler tidak terdeteksi gen Inv-A Salmonella dan gen Prt endotoksin pada Chue yang digulai di Rumah Makan Kota Banda Aceh.&#13;
&#13;
Kata kunci : Siput Faunus ater, Gulai Chue, Salmonella sp.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>102552</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-16 10:23:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-16 11:56:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>