<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="102549">
 <titleInfo>
  <title>UJI EFEKTIVITAS ANTIINFLAMASI KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN RNMALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA) TERHADAP PENGHAMBATANRNEDEMA PADA KAKI MENCIT (MUS MUSCULUS)RNYANG DIINDUKSI KARAGENAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MAZAYYA QONITA MANAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Inflamasi merupakan suatu mekanisme perlindungan dimana tubuh berusaha untuk menetralisir dan membasmi agen-agen yang berbahaya pada tempat cedera dan untuk mempersiapkan keadaan memperbaiki perbaikan jaringan. Tanaman malaka memiliki kandungan flavonoid yang diduga dapat menyembuhkan inflamasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas antiinflamasi ekstrak etanol 96% daun malaka terhadap edema kaki mencit jantan yang diinduksi dengan karagenan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan yaitu perlakuan 1 (kontrol negatif) diberikan basis krim, perlakuan 2 (kontrol positif) diberikan krim betamethason, dan perlakuan 3,4,5 diberikan krim ekstrak daun malaka kandungan 10%, 15%, dan 20%. Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode Rat hind paw edema. Volume edema diukur dengan menggunakan alat plestimometer setelah 30 menit setelah pemberian karagenan dan setiap hari selama 4 hari pengobatan. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil dari penelitian menunjukkan penurunan volume udem yang paling signifikan menggunakan krim ekstrak etanol daun malaka dengan kandungan 10% (F1). Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini adalah krim ekstrak etanol daun malaka dengan formulasi kandungan 10% memiliki efek antiinflamasi yang paling baik pada mencit yang diinduksi karagenan.&#13;
&#13;
Kata kunci: Ekstrak etanol daun malaka, krim, Plestimometer, Phyllanthus emblica, inflamasi&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>102549</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-16 10:18:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-16 11:34:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>