<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="102545">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH DOSIS MIKORIZA CAMPURAN DAN GENOTIPE TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI (CAPSICUM ANNUUM L.) LOKAL ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tomi Saputra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis mikoriza campuran dan genotipe terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai serta interaksi antar keduanya. Penelitian ini telah dilaksanakan di Rumah Kasa, Laboratorium Hortikultura dan Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala dari bulan Agustus 2021 sampai Januari 2022. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok pola faktorial 3x3 dengan 3 ulangan. Faktor yang diteliti yaitu dosis mikoriza campuran yang terdiri dari 3 taraf yaitu 0, 5 dan 10 g tanaman-1. Faktor kedua adalah genotipe yang terdiri dari 3 taraf yaitu Odeng, Lanyoe dan Super Amando. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis mikoriza campuran berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 15, 30, 45 HSPT dan persentase akar terkolonisasi mikoriza. Berpengaruh nyata terhadap jumlah cabang produktif 60 HSPT. Perlakuan dosis mikoriza 5 g tanaman-1 secara umum menghasilkan pertumbuhan dan hasil tanaman cabai yang lebih baik. Perlakuan genotipe berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 15, 30 dan 45 HSPT, panjang buah, diameter buah, bobot buah per buah dan berat buah per tanaman. Berpengaruh nyata terhadap diameter batang umur 15 HSPT dan jumlah cabang produktif 60 HSPT. Pertumbuhan dan hasil tanaman cabai secara umum lebih baik dijumpai pada genotipe Odeng. Terdapat interaksi yang nyata antara dosis mikoriza campuran dan genotipe terhadap tinggi tanaman umur 30 HSPT, diameter batang umur 30 HSPT dan jumlah buah per tanaman.&#13;
Kata Kunci: Mikoriza campuran, genotipe dan cabai lokal&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>102545</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-16 07:10:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-16 11:37:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>