<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="102489">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PERLAKUAN BENIH MENGGUNAKAN PGPR (PLANT GROWTH PROMOTING RIZOBACTERIA) TERHADAP PERKECAMBAHAN BENIH KEDELAI (GLYCINE MAX L. MERRILL) KADALUARSA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Siti fadhilla muntaza putri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>. Benih kedelai merupakan benih yang tidak memiliki masa dormansi, sehingga benih kedelai cepat mengalami kemunduran di dalam penyimpanan. kandungan protein dan lemak yang tinggi,pada benih kedelai, menyebabkan benih kedelai akan cepat mengalami deteriorasi atau penurunan mutu. Alternatif yang dapat dilakukan untuk meningkatkan viabilitas dan vigor benih yaitu dengan memberikan perlakuan pada benih benih yang diintegrasikan dengan rizobakteri dari kelompok PGPR (Plant growth-promoting rhizobacteria ).  Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah perlakuan benih menggunakan PGPR dapat berpengaruh terhadap mutu perkecambahan benih Kedelai kadaluarsa. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAL) non Faktorial dengan 18 perlakuan, 17 perlakuan menggunakan isolat rizobakteri dan 1 perlakuan kontrol, masing – masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan benih mengunakan PGPR  berpengaruh sangat nyata terhadap tolok ukur potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah, kecepatan tumbuh relatif,  spontanitas tumbuh, indeks vigor, waktu yang dibutuhkan untuk mencapai 50% perkecambahan total relatif dan berat basah kecambah normal dan berat kering kecambah normal. Benih yang mendapatkan perlakuan rizobakteri B. Polymyxa dan Flavobacterium mampu menghasilkan nilai potensi tumbuh maksimum tertinggi yaitu sebesar 91,67%. Benih yang mendapatkan perlakuan Flavobacterium sp. Mampu menghasilkan nilai tertinggi Pada tolok ukur daya berkecambah dengan nilai sebesar 88,33%, berat basah kecambah normal sebesar 28,88 g  dan berat kering kecambah normal sebesar 1,64 g. Benih yang mendapatkan perlakuan B. licheniformis mampu menghasilkan nilai indeks vigor tertinggi yaitu sebesar 65 %, kecepatan tumbuh relatif sebesar 98% dan spontanitas tumbuh sebesar 73,33%  B. Polimyxa, B. Licheniformis dan Flavobacterium merupakan isolat yang sangat berpotensi pada perlakuan benih kadaluarsa, untuk meningkatkan kembali viabilitas dan vigor benih yang sudah kadaluarsa.&#13;
Kata Kunci : Viabilitas, daya berkecambah, Bacillus Lic¬heniformis, Bacillus polimyxa, Flavobacterium sp.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>102489</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-15 11:02:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-15 12:17:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>