<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="102387">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN SUPPLY CHAIN DAN ANALISIS VALUE CHAIN UNTUK PENGEMBANGAN USAHA PRODUK TURUNAN MINYAK NILAM GEUNTEUT, ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD FIRDHA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Nilam Aceh merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri yang memiliki banyak manfaat dan keunikannya. Hampir di setiap Wilayah Aceh ditanami tanaman nilam, salah satunya di Desa Geunteut yang berada di Lhoong, Aceh Besar. Atsiri Research Center Universitas Syiah Kuala (ARC USK) membuat suatu program sustainable farming yang salah satunya akan menjadi bisnis milik desa sehingga desa tersebut menjadi salah satu perintis dalam pengembangan nilam di Aceh pada masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk merancang aliran supply chain, menghitung value chain sehingga dapat mengembangkan usaha dari produk turunan minyak nilam di Desa Geunteut. Pada perancangan supply chain diawali dengan menentukan lima stakeholders utama sebagai dasar dari strategi pengembangan industri nilam di Aceh, yaitu pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, dan media. Kemudian menentukan aliran supply chain dimana supplier utama dari pembuatan produk turunan minyak nilam adalah ARC USK. Pada analisis value chain, diawali dengan membuat rantai nilai general dari tanaman nilam dan membuat bagan porter’s generic value chain yang menggambarkan rantai kegiatan umum dari suatu proses bisnis. Hasil penelitian mengenai perhitungan value chain menunjukkan bahwa nilai R/C rasio pada produk parfum sebesar 1,71 dan pada produk sabun cuci piring sebesar 1,63 yang artinya menguntungkan. Karena, nilai R/C rasio 1,71&gt;1 dan 1,63&gt;1 membuktikan bahwa setiap pengeluaran Rp.100 memberikan penerimaan sebesar Rp.171 untuk produk parfum dan Rp.163 untuk produk sabun cuci piring. Strategi perkembangan usaha untuk produk turunan minyak nilam menggunakan pendekatan bauran pemasaran,&#13;
yaitu product, price, place, dan promotion.&#13;
Kata Kunci: Tanaman Nilam, Minyak Nilam, Supply Chain, Value Chain, R/C Rasio, Bauran Pemasaran.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>102387</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-11 12:09:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-11 14:28:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>