<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="102344">
 <titleInfo>
  <title>IMPLEMENTASI LOGIKA FUZZY PADA PENGERING BIJI KAKAO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD KHALIS FIKRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Elektro</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pada penelitian ini dilakukan rancang bangun alat pengeringan biji kakao. Rancangan ini memanfaatkan panas lampu pijar sebagai sumber panas utama menggantikan panas matahari dengan menjaga suhu 45 oC, 50 oC, dan 55 oC. Biji kakao pada awalnya memiliki kadar air sekitar 68% dan setelah dikeringkan kadar air pada biji kakao yang kering sempurna akan berkisar 7% – 7,5%. Pada penelitian ini dilakukan peningkatan performa dari rancang bangun alat pengering biji coklat dengan memanfaatkan metodologi fuzzy logic. Hasil yang didapatkan pada suhu 45 oC, 50 oC, dan 55 oC, memiliki risetime masing-masing sebesar 405s,  1.294s, dan 1.732s. Overshoot yang didapatkan pada masing-masing suhu sebesar 0,11%, 0,39%, dan 0,19%, serta waktu yang dibutuhkan untuk mengeringkan biji kakao ialah selama 14,35 jam, 11,23 jam, dan 6,65 jam. Sehingga, jika dibandingkan dengan penelitian sebelumnya, pada suhu 50 oC waktu yang dibutuhkan 14 jam dan pada suhu 55 oC didapatkan overshoot sebesar 10,18%. Hal ini menunjukkan bahwa alat yang telah dikembangkan memiliki performa yang lebih baik karena memiliki overshoot yang lebih sedikit dan waktu pengeringan yang lebih cepat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DRYING PROCESSES</topic>
 </subject>
 <classification>660.284 26</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>102344</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-10 12:32:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-10 15:21:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>