<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="102292">
 <titleInfo>
  <title>PUDDLING   BEHAVIOUR  KUPU-KUPU PADA  URIN  MAMALIA   DAN AIR KELAPA     MUDA (COCOS NUCIFERA)   DI KAWASAN  WISATA  SUNGAI  SARAH ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Gadissa Prayoga</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  tentang puddling    behaviour    kupu-kupu  telah  dilakukan  di  kawasan wisata   Sungai   Sarah,  Aceh  Besar  dari bulan  Mei  hingga  Desember  2012. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  menghitung  jenis   kupu-kupu  yang  melakukan puddling    pada urin mamalia dan air kelapa muda (Cocos   nucifera).   menghitung frekuensi  dan  lama  waktu  melakukan puddling.    Metode  yang  digunakan  pada penelitian ini adalah metode eksperimen, Umpan yang digunakan adalah urin sapi, urin manusia normal, urin penderita diabetes dan air kelapa. Data dianalisis secara deskriptif.  Hasil penelitian  menunjukkan  19 jenis  kupu-kupu  yang mengunjungi umpan. Kupu-kupu lebih memilih urin manusia normal dibandingkan tiga umpan lainnya.  Beberapa  jenis  kupu-kupu  melakukan  puddling    pada Iebih  dari  satu umpan yang di ujikan, namun beberapa jenis  lainnya hanya melakukan puddling pada  satu jenis  umpan.  Graphium   sarpedon    merupakan jenis  kupu-kupu  yang paling banyak melakukan puddling    (65 individu), disusul oleh Ariadne   ariadne (27 individu), Frekuensi puddling   tertinggi ditemukan pada jenis Ariadne   ariadne dengan  frekuensi  3,33  kali lindividu.  Lama waktu puddling    tertinggi  ditemukan pada  jenis   Chilades    pandava, dengan   total   waktu   kunjungan   2302  detik, sedangkan   yang   terendah   pada   Euplea     radamanthus      dengan   total   waktu kunjungan 99 detik.&#13;
&#13;
Kata  kunci   :  Lepidoptera, kupu-kupu, urin, puddling   behaviour.&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BUTTERFLIES</topic>
 </subject>
 <classification>595.789</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>102292</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-09 11:56:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-10 15:12:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>