<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="102246">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PROSES BISNIS HOUSEKEEPING MENGGUNAKAN METODE BUSINESS PROCESS IMPROVEMENT (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>HOTEL M DI BANDA ACEH)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NEZA AQILA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hotel M merupakan salah satu hotel bintang 3 yang terletak di kota Banda Aceh. Hotel M memiliki departemen housekeeping yang bertanggung jawab terhadap kebersihan pelayanan fasilitas kamar, tugas ini dijalankan oleh bagian room attendant. Dilansir dari ulasan pada beberapa E-travel seperti Tiket.com, Traveloka dan Agoda.com, terdapat beberapa temuan masalah pada Hotel M seperti noda pada sprei, kamar yang bau dan berdebu, cat dinding yang berjamur dan kamar mandi yang kurang bersih. Dalam hal ini keseluruhan upaya dalam melakukan pemeliharaan fasilitas kamar dikatakan sebagai proses bisnis housekeeping.  Metode yang dapat digunakan untuk melakukan perbaikan proses bisnis adalah Business Process Improvement (BPI), di mana pada penelitian ini menggunakan 3 fase. Fase pertama, organizing for improvement untuk mendapatkan informasi dan mengidentifikasi aktivitas. Fase kedua, understanding the process dengan membuat as is model yang terdiri dari 109 aktivitas dengan total waktu 345 menit. Fase ketiga, streamlining dengan membuat klasifikasi aktivitas berdasarkan value added assessment yang terdiri atas 69% RVA, 29% BVA dan NVA 4%, lalu ditingkatkan dengan menggunakan tools streamlining, kemudian membuat to be model yang terdiri dari 103 aktivitas dengan total waktu 310,5 menit.  Model proses dibuat menggunakan software Bizagi Modeler dengan notasi Business Process Modelling Notation (BPMN). Kemudian dilakukan analisis menggunakan devil’s quadrangle sehingga diketahui peningkatan efisiensi waktu sebesar 10%, efisiensi fleksibilitas sebesar 6% dengan nilai fleksibilitas sebesar 0,83, dan terdapat peningkatan pada dimensi kualitas. Sehingga perbaikan proses bisnis menjadi lebih efektif, efisien dan adaptif.&#13;
Kata kunci: As is model, BPI, Bizagi Modeler, Hotel M, Proses bisnis, To Be Model</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>102246</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-08 10:00:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-08 10:46:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>