<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="102243">
 <titleInfo>
  <title>PERENCANAAN KONSEP DESAIN PLAT IMPLAN CALCANEUS TYPE II A MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MAGHFIRAH JUMAIDI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kasus kegagalan fraktur tulang calcaneus di Indonesia yang berfungsi sebagai penyangga tubuh manusia masih menjadi perhatian. Kegagalan ini dapat terjadi akibat usia lanjut (osteoporosis) atau akibat kecelakaan berkendara dan bisa terjadi akibat aktivitas yang berat. Penyembuhan untuk kegagalan fraktur tulang calcaneus masih menggunakan plat implan sebagai media penyambung tulang yang terpisah dan penyangga tubuh selama masa rehabilitasi. Tingginya impor alat kesehatan plat implan calcaneus juga menjadi permesalahan karena plat yang tersedia secara komersial belum sesuai dengan postur tubuh orang Indonesia. Perencanaan design plat implan khusus untuk orang Indonesia dilakukan dengan menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD) dan analisis bechmarking. Penelitian ini dilakukan untuk melihat plat implan yang cocok digunakan untuk jenis patahan tulang calcaneus tipe II A dan memiliki ukuran plat sesuai dengan geometri tulang calcaneus di Indonesia (populasi penduduk Aceh). Data yang diperoleh untuk diolah dengan metode QFD dihasilkan dengan menyebaran kuesioner kepada 7 responden dengan kriteria responden yaitu tenaga ahli pada bidang orthopedi di rumah sakit RSUZA untuk melihat tingkat kepentingan dan kepuasan dengan skala likert, menghasilkan acuan dalam perencanaan plat implan tulang calcaneus yang sesuai dengan bantuan CAD (Computer Aided Design) dalam bentuk 3D. Diperoleh output perencanaan sesuai QFD yang mengikuti tiga prioritas utama customer need yaitu kriteria ukuran plat yang sesuai dengan geometri tulang setiap pasien, kriteria plat yang mudah di tekukan sesuai geometri tulang, dan kriteria material berbahan biokompatibel. Sehingga didapatkan kesesuaian morfologi tulang calcaneus orang Indonesia dengan benchmarking plat zener calcaneal plate II sebagai desain terpilih.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>102243</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-07 21:44:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-08 10:35:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>