<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="102222">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS CITRA RONTGEN TORAKS MENGGUNAKAN METODE SEGMENTASI K-MEANS CLUSTERING DAN EDGE DETECTION</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RESTY ANGGREINI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pemeriksaan toraks digunakan untuk mengetahui anatomi dan fisiologi dari suatu organ yang dapat membantu menegakkan diagnosa mengenai kelainan yang terdapat pada suatu organ di dalam dada. Citra radiografi yang diamati secara visual masih terlihat kabur dan mengakibatkan perbedaan diagnosis pada citra yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk membuat program guna menghasilkan citra dengan kualitas yang lebih baik, menentukan segmentasi (cluster) dan batas tepi dari suatu citra, serta mengembangkan GUI yang dapat digunakan untuk menampilkan program-program pengolahan citra menggunakan Matlab. Citra yang digunakan merupakan enam citra dari tiga pasien yang berusia 44 tahun, 48 tahun, dan 60 tahun yang terdiri dari citra pemeriksaan awal dan citra pemeriksaan akhir dari setiap pasien yang sudah didiagnosa. Proses pengolahan citra dimulai dari input citra, membuat program perbaikan kontras beserta histogramnya, membuat program segmentasi k-means clustering beserta histogramnya, membuat program deteksi tepi, dan membuat program GUI untuk menampilkan program-program pengolahan citra. Dari penelitian yang dilakukan, program perbaikan kontras menghasilkan citra dengan kualitas yang lebih baik sehingga klavikula dan iga posterior dapat dianalisa dengan jelas. Segmentasi k-means clustering dengan nilai K=4, K=5, dan K=6 memiliki cluster efusi pleura yang mirip. Segmentasi k-means clustering dengan nilai K=7 dan K=8 memiliki cluster efusi pleura yang mirip. Program deteksi tepi dapat menentukan batasan/tepi citra sehingga klavikula dan iga posterior dapat dianalisa dengan jelas. GUI telah berhasil dirancang untuk mempermudah tampilan program perbaikan kontras, k-means clustering, dan deteksi tepi, serta histogram dari setiap citra.&#13;
&#13;
Kata kunci: Citra rontgen toraks, perbaikan kontras, segmentasi k-means clustering, deteksi tepi, GUI.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>102222</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-05 14:11:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-05 14:50:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>