<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="102215">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS DINAMIKA GARIS PANTAI DAN LAJU EROSI SERTA SEDIMENTASI DI PANTAI LAMTEUNGOH-KUALA CANGKOI MENGGUNAKAN TEKNIK FOTOGRAMETRI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M. YUDHI SETIAWAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fak. Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pantai merupakan salah satu dari sekian lokasi penting bagi perekonomian dan penghidupan warga lokal dan sekitar. Pantai Peukan Bada berhadapan langsung dengan Samudra Hindia sehingga terkena dampak langsung proses Hidro-Oceanografi, yang dimana dipengaruhi oleh gelombang, arus, pasang surut air laut, dan erosi-sedimentasi yang memengaruhi perubahan garis pantai. Lokasi penelitian yaitu di Pantai Lamteungoh-Kuala Cangkoi. Penelitian ini bermaksudkan untuk menganalisis dinamika perubahan garis pantai dan laju sedimen di sepanjang garis pantai. Data yang dikumpulkan berupa foto citra udara menggunakan drone dan menggunakan perangkat lunak DJI GO 4 dan DroneDeploy. Penambilan data penelitian dilakukan 4 kali pada tanggal 3/1, 18/1, 2/2, dan 17/2 pada tahun 2022 pada saat surut terendah pada bulan baru dan bulan purnama. Foto citra udara dianalisis menggunakan perangkat lunak Agisoft Metashape dan menghasilkan peta Digital Elevation Model (DEM) dan Orthophoto. Peta DEM yang didapat dianalisis secara spatio-temporal menggunakan metode Digital Shoreline Analysis System (DSAS) di perangkat lunak Arcmap sehingga didapat laju sedimentasi di sekitar garis pantai dan didapatkan akumulasi luasan erosi-sedimentasi terbesar pada perubahan 2/2/22-17/2/22 sebesar 12.168,318 m2. Sedimentasi terbesar ada pada perubahan 2/2/22-17/2/22 sebesar 8.720, 076 m2, sedangkan erosi terbesar ada pada perubahan 18/1/22-2/2/22 sebesar 7.004,299 m2.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>COASTAL ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>OCEANOGRAPHY</topic>
 </subject>
 <classification>627.58</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>102215</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-05 11:34:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-08 14:40:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>