<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="102183">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN SESAR AKTIF DAN STRUKTUR BUMI TIGA DIMENSI PIDIE JAYA MENGGUNAKAN TOMOGRAFI SEISMIK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nadiatul Asra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Karakteristik Sesar dan Struktur Pidie Jaya masih menjadi bahan diskusi antara peneliti. Pusat Gempa Nasional tahun 2017 mengusulkan bidang mengarah tenggara-barat laut sementara penelitian lain menunjukkan arah timur laut-barat daya. Sementara struktur tiga dimensi Pidie Jaya belum dipublikasikan sampai saat ini. Ketersediaan data tahun 2017 ditambah dengan data tahun 2020 memungkinkan untuk memperkaya pemahaman tentang karakteristik sesar serta struktur tiga dimensi Pidie Jaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pola Sesar Pidie Jaya berdasarkan gabungan data rekaman seismik tahun 2017 dan 2020 serta struktur tiga dimensi yang diturunkan dari model kecepatan gelombang P dan rasio gelombang P dan S.  Sebanyak 28 stasiun dipasang tahun 2016-2017 dan 157 stasiun dipasang pada tahun 2019-2020. Lokasi awal gempa bumi dihasilkan dari penentuan waktu tiba gelombang P dan S mengunakan Hypo71. Hasil lokalisasi awal diperoleh lebih dari 1000 gempa dan sebanyak 348 gempa dengan kriteria azimuthal gap angle dari coverage stasiun ≤ 180°. Hypocenter gempa bumi direlokasi menggunakan inversi 1 dimensi menggunakan Metode Simultanous earthquake relocation and velocity determination. Hasil model kecepatan 1-D kemudian digunakan sebagai model awal dalam inversi dan relokasi 3-D secara simultan.  Sesar Pidie Jaya terdiri dari tiga jalur yang paralel dengan strike mengarah timur laut-barat daya dengan dipping mengarah ke barat laut. Tiga jalur gempa sistem sesar Pidie Jaya juga terkonfirmasi oleh model elevasi permukaan. Sampai kedalam 40 km, kerak bumi Pidie Jaya terdiri dari 4 lapisan. Model lapisan Vp juga menunjukkan dipping sesar ke arah barat laut. Batas Conrad discontinuity terdapat pada kedalaman sekitar 4 km sedang moho 20 hingga 27 km dan mantel bumi tergambar di bawahnya. Secara cross-section model kecepatan Vp membentuk pola V-shape dimana low-Vp dan high-Vp/Vs yang memiliki kesamaan dengan hasil penelitian sebelumnya menggunakan seismik refleksi. Berdasarkan nilai Vp/Vs yang berkisar 1,6 hingga 1,85 km/s, maka diperkirakan litologi kerak bumi Pidie Jaya didominasi oleh batuan sedimen dengan kandungan air yang tinggi pada area sekitar patahan.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: Pidie Jaya, tomografi seismik, kerak bumi, patahan aktif, struktur Vp dan Vp/Vs&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>102183</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-04 15:46:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-04 16:14:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>