<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="102153">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH INOKULAN TIENS  GOLDEN   HARVEST RNTERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN   PADI(ORYZA SATIVA  L.) YANG DITANAM   DENGAN  SISTEM   SRI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nasriadi M Nur</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>NASHRlADI     MUHAMMAD     NUR  &quot; Pengaruh  Inokulan     Tiens   Golden   Harvest Terhadap Pertumbuhan  Dan Hasil   Tonaman  Padi  (Oryza  saliva L)   Yang Ditonam Dengan  Sistem  SRI&quot;.   di  bawah   bimbingan     Dr.  Ir.  H.  T.  Mahmud,   M.Sc   sebagai pembimbing   utama dan  Ir. Erita Hayati,  MP sebagai  pembimbing   anggota.&#13;
          Penggunaan     pupuk    anorganik     secara    terus    menerus    akan    mengakibatkan terganggu    mikroorganisrne    tanah   sehingga   menyebabkan    tanah   menjadi   bergumpal, mengeras   dan  PH  tanah  menurun.    Pemulihan   tanah  yang  seperti   ini dapat  dilakukan dengan  pemberian  inokulan Tiens  Golden  Harvest.&#13;
          Penelitian   ini dilaksanakan   di  persawahan   rakyat  milik  petani  Desa  Lambeugak Kecamatan  Kuta Cot Glie  Kabupaten  Aceh  Besar  Provinsi  Aceh  dari bulan Juni  sampai Oktober  2009  yang  bertujuan  untuk   mengetahui  dosis  inokulasi  tanah  pada 50%  dosis pupuk  Urea, SP-36 dan KCI  yang tepat terhadap  pertumbuhan  dan hasil tanaman  padi.&#13;
          Bahan  yang  digunakan   dalam  penelitian   ini adalah  benih  padi  varietas  Ciherang dan  inokulan Tiens Golden  Harvest  (TGH)&#13;
          Penelitian    ini  menggunakan    Rancangan    Acak   Lengkap      (RAL)   dengan      4 perlakuan   dan  4  ulangan.     Faktor  yang  diteliti  adalah  dosis  TGH  0,  5,  6  dan  7  l/ha masing -  masing ditambah  setengah  dosis pupuk  anorganik  (Urea,  SP -  36 dan KCl).&#13;
          Peubah  yang  diamati  adalah  tinggi  tanaman   umur  15, 30  dan  45  HST,   jumlah anakan  umur  15,30  dan 45 HST,  jumlah   malai per rumpun,  panjang  malai per rumpun, jumlah   gabah  total  permalai,   persentase   gabah    berisi  per  rumpun,   persentase   gabah hampa  per rumpun,  berat  gabah  berisi  per malai,   berat gabah  berisi per  rumpun,  berat&#13;
1000 butir gabah  berisi,  berat gabah  berisi per plot dan berat gabah  berisi per hektar,&#13;
          Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis TGH dengan setengah dosis pupuk Urea, SP-36 dan KCI berpengaruh tidak nyata terhadap rata -  rata tinggi tanaman  umur  15, 30  dan 45  HST, rata -  rata jumlah  anakan  umur  15, 30  HST, persentase gabah hampa per rumpun dan rata -  rata berat gabah  berisi per malai ; berpengaruh nyata terhadap rata -  rata jumlah anakan umur 45 HST, persentase gabah berisi per rumpun, rata -  rata berat gabah berisi per plot dan rata -  rata berat gabah berisi per hektar dan berpengaruh sangat nyata terhadap     rata -  rata jumlah malai per rumpun, rata-rata panjang malai per rumpun, rata -  rata jumlah gabah total per malai, rata - rata berat gabah berisi per rumpun dan rata - rata berat 1000 butir gabah berisi.&#13;
          Pada berat gabah berisi per rumpun perlakuan P3(TGH  7  liter/ha + 1/2 dosis Urea, SP-36 dan KCI) memiliki berat tertinggi yaitu 30,94 gram dan  berat terendah terdapat pada perlakuan PO (Kontrol) yaitu 28,84 gram. Untuk peubah berat gabah berisi per plot perJakuan P3 (TGH 7 literlha + ~ dosis Urea, SP-36 dan KCI) juga memiliki berat tertinggi yaitu  5.72 kg/plot atau setara dengan  11,7 ton/ha dan yang terendah terdapat pad a perlakuan PO (Kontrol) yaitu 4.87 kg/plot atau setara dengan 9,9 ton/ha,&#13;
          Dari  data  pengamatan komponen pertumbuhan dan  komponen hasil,  maka dapat disimpulkan  bahwa hasil yang  paling baik dijumpai pada dosis perlakuan P3 (TGH 7 liter/ha + 1/2 dosis Urea, SP - 36 dan KCI), dimana semakin tinggi dosis TGH yang diberikan maka akan semakin baik dalam peningkatan hasil produksi padi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>102153</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-04 11:00:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-04 11:00:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>