PENGARUH MEDIA TUMBUH DAN PUPUK ORGANIK CAIR NASA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH MEDIA TUMBUH DAN PUPUK ORGANIK CAIR NASA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (THEOBROMA CACAO L.)


Pengarang

Sofyan Noza - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0405101030047

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2009

Bahasa

Indonesia

No Classification

633.74

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

SOFY AN NOZA. "Pengaruh Media Tumbuh dan Pupuk Organik Cair NASA Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.) di bawah bimbingan Kamarlis Karim sebagai pembimbing ketua dan Erita Hayati sebagai pembimbing anggota.
Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas di masa depan, produksi kakao yang semakin menjanjikan maka perlu adanya perbaikan pembibitan kakao baik dalam menggunakan media ataupun dalam menggunakan pupuk yang optimal. Pada saat ini banyak perusahaan yang memproduksi pupuk dengan berbagai merek di antaranya Pupuk Organik Cair Nusantara Subur Alami (POC NASA) namun belum diketahui perbandingan yang tepat antara media tumbuh dan konsentrasi POC NASA terhadap pembibitan kakao.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan bibit kakao yang baik pada berbagai media dan konsentrasi POC NASA.
Penelitian dilakukan pada tanggal 8 Februari - 6 Mei 2009. Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 4 x 3 dengan tiga kelompok (ulangan) dan setiap unit percobaan terdiri atas 3 tanaman. Media tumbuh terdiri atas 4 taraf berdasarkan komposisi, yaitu: M I (100% tanah),M2 (50 % tanah + 50%pasir), M3 (50 % tanah + 50% sekam), dan M, (50 % tanah + 25 % pasir + 25 % sekam). Konsentrasi poe nasa terdiri atas 3 taraf, yaitu: N I (1 mill liter air per bibit), N2 (2 mill liter air per bibit), N3 (3 mil I liter air per bibit). Dengan demikian jumlah tanaman adalah 4 x 3 x 3 x 3 tanaman = 108 tanaman.






i

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK