<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="102119">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH WAKTU  DAN WADAH PENYIMPANAN BERAS  YANG BERBEDA  TERHADAP JUMLAH KUMBANG  TEPUNG (TRIBOLIUM CONFUSUM)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Maya rivita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Telah  dilakukan  penelitian  &quot;  pengaruh  waktu  dan  wadah  penyimpanan  beras  yang berbeda  terhadap jumlah  kumbang  tepung  (Tribolum  confusum)  &quot;  di   Laboratorium Zoologi jurusan  Biologi  Fakultas  Matematika Dan  llmu  Pengetahuan Alam  Unsyiah. Penelitian  ini  dilakukan  dengan  tujuan untuk mengetahui  pengaruh lama  penyimpanan beras   pada   wadah   berbeda   terhadap  jumlah   serangga   Tribolnum   confusum   dan memberikan informasi kepada masyarakat tentang lama penyimpanan maksimum untuk beras konsumsi.  Metode yang digunakan adalah  metode Rancangan Faktorial yang terdiri dari  dua   faktor  yaitu  jenis   wadah  (kotak  plastik  dan  karung  plastik)  dan  lama penyimpanan (0 hari, 40 hari, 60 hari dan 90 hari), apabila terdapat pengaruh perlakuan maka dilanjutkan dengan Uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama penyimpanan   sampai   60   hari   tidak   mempengaruhi   jumlah   Tribolium   confusum, sedangkan  pada penyimpanan 90 hari jumlah  Tribolium confusum meningkat.  Jumlah beras rusak berpcngaruh nyata pada 60 dan 90 hari  penyimpanan.  Uji  BNT menunjukkan bahwa terdapat  interaksi  antara lama  penyimpanan dengan jumlah  Tribolium  confusum dan beras rusak terhadap wadah penyimpanan beras  Secara umum, semakin lama beras disimpan kualitas beras semakin menurun&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: Tribolum confusum, Beras rusak dan waktu penyimpanan&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>102119</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-03 12:21:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-03 12:21:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>