<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="102056">
 <titleInfo>
  <title>SIMULASI JARINGAN AIR BERSIH MENGGUNAKAN EPANET 2.2 UNTUK SPAM SINGKOHOR, ACEH SINGKIL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hirsali Asra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) adalah jaringan air bersih yang disalurkan kepada pelanggan dengan atau tanpa diolah di Instalasi Pengolahan Air (IPA) melalui sistem perpipaan atau sistem bukan perpipaan. Singkohor adalah suatu kecamatan di Aceh Singkil yang tidak memiliki Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Pertumbuhan penduduk yang meningkat juga mengakibatkan kebutuhan air semakin tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memodelkan SPAM di Kecamatan Singkohor yang bersumber dari Sungai Lae Singkohor. Data yang digunakan adalah data jumlah penduduk tahun 2012 hingga tahun 2020, data fasilitas umum Kecamatan Singkohor, data debit andalan Sungai Lae Singkohor, dan peta topografi dan elevasi jaringan jalan Kecamatan Singkohor. Selanjutnya, data-data tersebut diolah untuk memproyeksi jumlah penduduk dari tahun 2021 hingga tahun 2041, menghitung kebutuhan air Kecamatan Singkohor, merencanakan jaringan perpipaan SPAM dengan perangkat lunak EPAnet 2.2, dan membandingkan hasil simulasi EPAnet 2.2 dengan perhitungan manual pada beberapa pipa. Kebutuhan air pemodelan SPAM hingga tahun 2041 adalah 18,09 l/det. Diameter pipa transmisi yang diperoleh adalah 150 mm dan diameter pipa distribusi yang diperoleh bervariasi yaitu 16 mm, 25 mm, 32 mm, 40 mm, 50 mm, 75 mm, 150 mm, dan 200 mm. Parameter hidrolik berupa kecepatan aliran dan tekanan aliran dalam pipa transmisi dan distribusi memenuhi syarat Peraturan Menteri PUPR Nomor 27/PRTM/2016.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>102056</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-02 12:12:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-02 14:38:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>