<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="102054">
 <titleInfo>
  <title>KEBIASAAN MAKAN DAN BEBERAPA ASPEK BIOLOGI REPRODUKSI IKAN KEURELING (TOR TAMBRA) SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN BUDIDAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Agung setia batubara</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian     tentang   kebiasaan   makanan   dan  beberapa   aspek   biologi   reproduksi   ikan keureling (Tor tambra) telah dilakukan  di Kabupaten Nagan  Raya dan Kabupaten  Aceh Barat  selama  bulan  Juni sampai  Juli  2012.  Penelitian   ini  bertujuan untuk  mengetahui beberapa  aspek  biologi reproduksi,  kebiasaan  makan dan ekologi  ikan keureling. Metode yang  digunakan   pada  penelitian   ini adalah  survey  eksploratif dengan  mengidentifikasi lokasi-lokasi  yang  diperkirakan  banyak  terdapat   ikan keureling  berdasarkan  informasi dari nelayan  setempat.  Penangkapan ikan dilakukan  menggunakanjaring insang (dengan ukuran  mata jaring 1.5  inci clan 2 inci) dan jala (dengan  ukuran  mata jaring  0,5 inci clan&#13;
I    inci),  kemudian   ikan  yang  tertangkap   diawetkan   dengan   larutan  formalin   10%  di dalam  plastik  sampel. Hasil  penelitian  menunjukkan tingkat  kematangan gonad  (TKG) ikan  keureling  yang  tertangkap di  Sungai  Nagan,  Kabupaten   Nagan  Raya  dan  Sungai Sikundo,  Kabupaten Aceh  Barat  memiliki  kisaran  tingkatan   I-Ill  dan  tidak  ditemukan ikan yang matang  gonad selarna penelitian.  Sex rasio menunjukkan jantan  lebih dominan berbanding betina.  Hasil  analisis  isi  lambung menyatakan bahwa  makanan   utama  ikan Keureling  adalah  cacing  pada  ikan muda  dan  beralih  kepada  lumut pada  ukuran  yang lebih dewasa,  sehingga  dapat disimpulkan ikan keureling bersifat omnivora.&#13;
&#13;
Kata kunci:  Ikan keureling,  tingkat kematangan  gonad, jenis makanan,  omnivora&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>102054</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-02 12:06:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-02 12:06:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>