<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="102025">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS POTENSI JUMLAH PENUMPANG, KARAKTERISTIK OPERASIONAL, DAN PREFERENSI PENUMPANG BUS FEEDER PADA KORIDOR 2B TRANS KOETARADJA RUTE SIMPANG RIMA – ULEE LHEUE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Akbar Renaldi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Trans Koetaradja merupakan bus berbasis sistem transit yang cepat, aman, dan nyaman untuk melayani pergerakan penduduk di Kota Banda Aceh dan sebagian Aceh Besar. Seiring dengan dioperasikannya bus Trans Koetaradja jangkauan layanan belum optimal untuk mencapai titik asal maupun tujuan perjalanan yang lebih spesifik. Masih ada daerah bangkitan dan tarikan yang potensial dengan kebutuhan perjalanan yang tinggi, namun belum dilintasi oleh koridor utama. Agar mempermudah akses masyarakat menuju halte bus Trans Koetaradja diperlukan bus pengumpan (feeder). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi penumpang, jumlah kebutuhan armada, karakteristik operasional dan mengetahui preferensi menggunakan bus feeder pada koridor 2B Trans Koetaradja. Data primer penelitian diperoleh dari penyebaran kuesioner kepada masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar rute feeder. Data sekunder didapatkan dari instansi-instansi terkait. Pengolahan data menggunakan metode Departemen Perhubungan Tahun 2002 dan teknik pendekatan Stated Preference. Metode permodelan yang digunakan dalam penelitian ini ialah model pemilihan diskrit dengan analisis regresi logit biner dan menggunakan software Nlogit5. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan potensi jumlah penumpang pada rute feeder Simpang Rima – Ulee Lheue yaitu 2.243 orang. Jumlah kebutuhan armada sebanyak 7 unit dengan nilai headway yang efektif 28 menit. Faktor pembebanan bus feeder terhadap jumlah penumpang per jam pada jam sibuk sebesar 37,5%. Model utilitas preferensi menaiki bus feeder yaitu UB = -0,897X1 + 0,806X4 + 0,957X9 + 0,367X11 - 0,201X14 dengan variabel bebas yang berpengaruh dalam preferensi penumpang menggunakan bus feeder yaitu maksud perjalanan (X1), frekuensi perjalanan (X4), faktor menaiki bus feeder (X9), umur (X11) dan jenis pekerjaan (X14). Probabilitas preferensi penumpang menggunakan bus feeder yaitu sebesar 84% memilih bersedia menaiki bus feeder dan 16% yang memilih tidak bersedia menaiki bus feeder.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>102025</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-01 17:36:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-02 10:36:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>