<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="101999">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL BUS TRANS KOETARADJA KORIDOR 2B (PUSAT KOTA-ULEE LHEUE) BERDASARKAN TARIF DAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TERA FERDANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pertumbuhan kendaraan pribadi di Banda Aceh semakin meningkat setiap tahunnya, hal tersebut tentu akan menimbulkan permasalahan transportasi. Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Aceh melalui Dinas Perhubungan Provinsi Aceh menyediakan angkutan umum massal Bus Trans Koetaradja, yang diharapkan mampu mengurangi permasalahan transportasi tersebut. Sejak Bus Trans Koetaradja beroperasi sampai dengan saat ini, Dinas Perhubungan Aceh masih belum menetapkan tarif kepada pengguna bus tersebut. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendapatkan tarif yang efektif berdasarkan biaya operasional kendaraan dan menghitung kelayakan finansial Bus Trans Koetaradja koridor 2B (Pusat Kota-Ulee Lheue). Penelitian ini terdiri dari pengumpulan data primer yang diperoleh berdasarkan survey lapangan berupa jumlah penumpang dan data sekunder yang diperoleh dari Dinas Perhubungan Aceh berupa biaya operasional kendaraan Bus Trans Koetaradja koridor 2B. Pada koridor ini terdapat 8 unit bus yang beroperasi, yaitu 5 bus besar dan 3 bus sedang dengan panjang rute 6,26 km. Biaya operasional kendaraan untuk 8 unit bus pada koridor 2B sebesar Rp. 1.900.000.000,- per tahun. Hasil analisis tarif koridor 2B menggunakan nilai BOK dan load factor 33% dengan metode Departemen Perhubungan (2002), yaitu sebesar Rp.3.600,-. Hasil analisis kelayakan finansial selama 15 tahun pengoperasian bus dengan menggunakan discount rate 8%, 10%, 12% dan 15% diperoleh IRR pada kondisi NPV=0 dan BCR=1 sebesar 10,06%, sehingga Bus Trans Koetaradja koridor 2B dinyatakan layak secara finansial pada discount rate 8% dan 10%, sedangkan pada discount rate 12% dan 15% dinyatakan tidak layak secara finansial dengan payback period tertinggi terjadi pada discount rate 8% dimana jangka waktu pengembalian modal terjadi pada tahun ke-14.&#13;
Kata Kunci : Trans koetaradja, tarif, BOK, kelayakan finansial&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>101999</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-01 11:16:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-01 12:15:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>