<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="101995">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN RESPON JEMBATAN DI ACEH UTARARNTERHADAP GEMPA BERDASARKAN DATARNMIKROTREMOR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zaki Mutaram, St</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (S2)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>KAJIAN RESPON JEMBATAN DI ACEH UTARA TERHADAP GEMPA&#13;
BERDASARKAN DATA MIKROTREMOR &#13;
 &#13;
Zaki Mutaram&#13;
NIM 1804201010041 &#13;
 &#13;
Program Studi Magister Teknik Sipil&#13;
Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik&#13;
Universitas Syiah Kuala &#13;
Abstrak &#13;
 &#13;
Kerusakan atau kegagalan pada infrastruktur jembatan akan memberikan dampak yang&#13;
besar pada usaha pelaksanaan evakuasi dan penyaluran logistik pasca bencana. Aceh&#13;
Utara termasuk daerah yang rawan terhadap bencana gempa, terdapat beberapa&#13;
patahan sekunder yang terdeteksi di Aceh Utara yaitu Patahan Peusangan dan Patahan&#13;
Nisam Antara. Pada beberapa kejadian gempa, tercatat kerusakan-kerusakan sehingga&#13;
penting untuk menganalisa performa jembatan saat dilalui oleh beban gempa, salah&#13;
satunya dengan pengukuran mikrotremor dengan menilai respon dinamik jembatan.&#13;
Pengukuran mikrotremor dilakukan pada dua tipologi jembatan yang berbeda yaitu&#13;
jembatan rangka baja dan jembatan beton bertulang. Tujuannya yaitu mengetahui nilai&#13;
karakteristik dinamik jembatan dan kelayakan jembatan berdasarkan batas periode&#13;
getar alami jembatan berdasarkan SNI 2833-2008. Metode HVSR (Horizontal to&#13;
Vertical Spectral Ratio) digunakan untuk menganalisis data mikrotremor pada tanah,&#13;
sedangkan pengolahan data mikrotremor pada jembatan menggunakan metode FSR&#13;
(Floor Spectral Ratio) dan RDM (Random Decrement Metode). Hasil penelitian pada&#13;
studi kasus pertama pada jembatan rangka baja nilai frekuensi natural tanah 1,25 - 1,35&#13;
Hz. Nilai frekuensi natural jembatan dari FSR adalah 0,81 - 3,29 Hz dan hasil RDM&#13;
adalah 1,12 - 3,46 Hz, frekuensi yang diperoleh kurang stabil pada komponen NS.&#13;
Hasil rasio redaman 2,02 - 4,97%. Pada studi kasus kedua, analisis dilakukan pada&#13;
jembatan beton bertulang, nilai frekuensi natural tanah diperoleh 1,11 - 1,47 Hz. Nilai&#13;
frekuensi natural jembatan dari FSR adalah 2,21 - 3,62 Hz dan hasil RDM adalah 2,30&#13;
- 3,62 Hz, frekuensi yang diperoleh cenderung stabil pada setiap komponen, hasil rasio&#13;
redaman 2,05 - 4,81%. Periode getar alami dari hasil pengukuran lapangan&#13;
menunjukkan hasil yang identik dengan periode hasil perhitungan teoritis dengan ratarata&#13;
peningkatan&#13;
7,24%.&#13;
Rata-rata&#13;
nilai&#13;
rasio&#13;
redaman&#13;
jembatan&#13;
berkisar&#13;
3,16%,&#13;
hasil&#13;
&#13;
ini&#13;
sesusai&#13;
dengan&#13;
literatur&#13;
yakni&#13;
berkisar 2&#13;
–&#13;
5&#13;
%.&#13;
Kata kunci: Jembatan, Mikrotremor, Frekuensi Natural dan Resonansi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>101995</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-01 10:13:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-01 11:22:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>