<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="101991">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL BUS SEDANG TRANS KOETARADJA KORIDOR 5 (PUSAT KOTA-BLANG BINTANG) BERDASARKAN TARIF DAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TENGKU ILHAM ISKANDAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Trans Koetaradja merupakan suatu sistem transportasi yang dikeluarkan pemerintah Aceh melalui Dinas Perhubungan Komunikasi, Informasi dan Telematika Aceh untuk meningkatkan kualitas serta memperbaiki sistem angkutan umum di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar. Sampai saat ini pemerintah masih memberikan subsidi penuh bagi pengguna Trans Koetaradja, tetapi pemerintah secara bertahap mulai melakukan sosialisasi penetapan tarif kepada masyarakat. Menurut Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Aceh, pemberian dana Otonomi Khusus (OTSUS) Provinsi Aceh akan berakhir pada tahun 2027, sehingga pemerintah akan memberlakukan tarif bagi pengguna Trans Koetaradja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biaya operasional kendaraan bus Trans Koetaradja, menganalisis tarif berdasarkan biaya operasional kendaraan dan mengetahui kelayakan finansial dari bus Trans Koetaradja. Data primer diperoleh dari survei di lapangan berupa jumlah penumpang naik dan turun pada bus Trans Koetaradja. Data sekunder diperoleh dari Dinas Perhubungan Provinsi Aceh berupa biaya operasional kendaraan sebagai dasar untuk menentukan tarif. Pada koridor 5, terdapat 10 bus sedang yang beroperasi dengan panjang rute 19,59 km dalam 1 rit. Analisis tarif berdasarkan BOK menggunakan metode Departemen Perhubungan 2002. Analisis kelayakan finansial menggunakan metode internal rate of return (IRR), net present value (NPV), benefit cost ratio (BCR), dan payback period. Hasil yang didapatkan nilai biaya operasional sebesar Rp. 2.400.000.000.- per tahun. Berdasarkan BOK dengan load factor 35% diperoleh tarif sebesar Rp. 7.500.-. Hasil analisis kelayakan finansial bus sedang Trans koetaradja koridor 5 (Pusat Kota-Blang Bintang) berdasarkan metode analisis NPV, BCR, dan  payback period layak pada tingkat suku bunga 8%, 10%, 12%. Sedangkan pada tingkat suku bunga 15% dinyatakan tidak layak secara finansial. Nilai IRR yang didapat pada saat nilai NPV=0 dan BCR=1 adalah sebesar 14,731%.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>101991</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-07-31 13:08:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-01 11:07:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>