<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="101928">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN  KEPADATAN MAKROZOOBENTHOS DENGAN KONDISI SUBSTRAT DI KAWASAN REHABILITASI MANGROVE  KABUPATEN ACEH  BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Isma Khairani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian   ini bertujuan   untuk  mengkaji  kepadatan   makrozoobentos   dengan  kondisi substrat  di kawasan   rehabilitasi   mangrove   di Kabupaten   Aceh  Besar.  Penelitian   ini dilakukan   pada bulan  Januari   sampai   Februari   2013  di  tiga  kawasan   rehabilitasi mangrove  yaitu Lambaro  Neujid  (Stasiun  1), Lamnga  (Stasiun  2) dan Kajhu  (Stasiun 3). Metode  pengambilan   sampel  makrozoobenthos   dan vegetasi  mangrove  dilakukan dengan  metode  transek  kuadrat  yang  terbagi  kepada  3 substasiun,  di mana  substasiun A yang  berdekatan  dengan  laut, substasiun  B diantara  laut dan darat serta  substasiun C  berdekatan   dengan   darat.   Berdasarkan   hasil  pengamatan,   kepadatan makrozoobenthos     tertinggi   ditemukan   di   Stasiun   3  sebanyak    186,7  ind/m2,     lalu diikuti   oleh  Stasiun  2  sebanyak   175,3  ind/m2  dan terendah   di  Stasiun   )  sebanyak 117,6  ind/m2.   Nilai  indeks  keanekaragaman    di ketiga  stasiun  yaitu  berkisar  antara&#13;
2,348 -  2,723,  sementara  indeks keseragaman   berkisar  antara  0,394 -  0,519  dan nilai indeks  dominansi   berkisar   antara  0,158  -   0;277.  Struktur   komunitas   pada  lokasi penelitian    tegolong    dalam   tekanan    ekologis    yang   sedang,   dilihat    dari   indeks keanekaragaman   yang  sedang,  diikuti  dengan  indeks  keseragaman   yang  sedang  dan dominansi   yang  rendah.  Kondisi  substrat  di ketiga  stasiun  tidak  memiliki  perbedaan yang   signifikan,    di   mana   substratnya    bertipe   pasir   dengan   sedikit   lumpur   dan memiliki   kandungan   C-Organik   yang  rendah  yaitu  berkisar   antara  0,16  -   0, 7~1o. Hasil   analisis    regresi    linear   menunjukkan    adanya   hubungan    yang   erat   antara kepadatan  makrozoobentbos   dengan  tipe substrat  berlumpur.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata  Kunci  : Makrozoobenthos,   mangrove,  rehabilitasi,  substrat,  C-Organik.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MANGROVE SWAMPS - ECOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>INVERTEBRATES - ZOOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>577.698</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>101928</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-07-28 12:38:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-03 10:21:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>