<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="101923">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH  KONSENTRASI NAA DAN BAP TERHADAP PERTUMBUHAN EKSPLAN  PUCUK KENANGA  (CANANGIUM ODORATA  MACROPHYLLA)RNSECARA IN VITRO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ricka fitriana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ricka Fitriana &quot; Pengaruh NAA dan  BAP terhadap Eksplan  Pucuk  Kenanga (Canangium odorata  macrophylla)  secara  In  Vitro&quot;,  di  bawah bimbingan Mardhiah Hayati sebagai pembimbing utama dan Jumini sebagai pembimbing anggota.&#13;
Penelitian ini  bertujuan  untuk melihat respon pertumbuhan dan perkembangan pucuk kenanga secara in  vitro  dengan konsentrasi  NAA dan BAP yang sesuai serta interaksi  antara konsentrasi NAA dan BAP terhadap eksplan pucuk kenanga secara in vitro.&#13;
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Fisiologi Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala  Banda Aceh dari bulan Agustus sampai dengan bulan Oktober 2004.&#13;
Penelitian  ini dilakukan dengan menggunakan Rangcangan Acak Lengkap (RAL) pada faktorial  3  x 5 dengan 4  ulangan.  Faktor yang diteliti  adalah konsentrasi  NAA yang terdiri ataus 3  taraf yaitu :     0.00, 0.50, dan  1.00 mg/l media dan faktor konsentrasi BAP terdiri atas 5 taraf yaitu :   0.00, 2.00, 4.00, 6.00, 8.00 mg/! media.&#13;
Peubah-peubah yang diamati pada penelitian ini adalah saat inisiasi, jumlah tunas, tinggi tunas, jumlah daun, persentase hidup, persentase mati, dan persentase kontaminasi.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara NAA dan BAP tidak berpengaruh sangat nyata terhadap saat inisiasi, jumlah  tunas umur 4 dan 6  minggu setelah inokulasi,  tinggi tunas umur 4 dan 6 minggu setelah inokulasi (MSI), dan jumlah daun umur 4 dan 6 minggu setelah inokulasi.&#13;
Konsentrasi  NAA berpengruh tidak  nyata terhadap saat inisiasi,  jumlah  &#13;
tunas, tinggi tunas, dan jumlah daun umur 4 dan 6 MSI.&#13;
Konsentrasi  BAP berpengaruh tidak  nyata terhadap  saat inisiasi,  jumlah  tunas, tinggi tunas, dan jumlah daun umur  4 dan 6 MSI&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>101923</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-07-28 12:02:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-07-28 12:02:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>