<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="101872">
 <titleInfo>
  <title>PENGALAMAN KOMUNIKASI TEURAPEUTIK PERAWAT DENGAN PASIEN KEMOTERAPI DI RUMAH SAKIT UMUM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yenni Harianthy</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>prog.studi magister keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pasien kanker memiliki kebutuhan komunikasi khusus. Pasien, keluarga dan tim perawatan kesehatan menghadapi banyak masalah ketika diagnosa kanker ditegakkan. Komunikasi.yang baik dapat membantu pasien, keluarga dan tim pemberi pelayanan membuat keputusan bersama-sama dan meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup pasien. Keterampilan komunikasi terapeutik menjadi hal mutlak yang dimiliki perawat agar dapat memberikan pelayanan asuhan keperawatan kepada pasien khususnya pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Tujuan penelitian ini untuk memahami pengalaman komunikasi terapeutik perawat dengan pasien kemoterapi. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan wawancara mendalam. Partisipan terdiri dari 8 key participant yaitu perawat pelaksana di ruang rawat kemoterapi dan 1 associate participant yaitu wakil kepala ruang. Hasil wawancara dan catatan lapangan (field note) dianalisis menggunakan teknik Collaizi. Studi ini mengidentifikasi sembilan tema yaitu komunikasi yang dipersepsikan bermanfaat bagi pasien, komunikasi yang dipersepsikan bermanfaat bagi perawat, kondisi pasien yang menghambat komunikasi terapeutik, kondisi perawat yang menghambat komunikasi terapeutik, strategi komunikasi terapeutik personal, strategi komunikasi terapeutik interpersonal, pelatihan kemoterapi secara berkala, pelatihan komunikasi terapeutik berkelanjutan dan media informasi terkait kemoterapi untuk memfasilitasi komunikasi terapeutik. Hasil penelitian ini sejalan dengan teori Watson, Human Caring, dimana caritas faktor harapan-iman, membina hubungan saling percaya dan saling bantu, proses belajar-mengajar interpersonal serta ekpresi perasaan positif dan negatif mewakili tema-tema yang muncul. Hasil penelitian menyarankan perlunya pelatihan kemoterapi dan komunikasi terapeutik berkelanjutan pada perawat di ruang kemoterapi rumah sakit umum.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>NURSE AND PATIENT</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CANCER - HUMANS - NURSING</topic>
 </subject>
 <classification>616.994 023 1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>101872</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-07-26 15:48:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-07-26 16:05:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>