ETNOFARMAKOLOGI TUMBUHANRNOLEH MASYARAKAT PESISIR DI KABUPATEN PIDIE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ETNOFARMAKOLOGI TUMBUHANRNOLEH MASYARAKAT PESISIR DI KABUPATEN PIDIE


Pengarang

zuraidhah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0308104010051

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Biologi (S1) / PDDIKTI : 46201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam., 2008

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian tentang etnofarmakologi tumbuhan oleh masyarakat pesisir Di Kabupaten Pidie telah dilakukan dari bulan Juli sampai November 2007. Metode yang digunakan adalah metode survei eksploratif dan PRA (Participatory Rural Appraisal). Hasil penelitian menunjukkan terdapat 80 jenis tumbuhan yang digunakan sebagai obat yang tergolong ke dalam 44 suku. Bagian tumbuban yang paling banyak digunakan sebagai obat adalah daun (64). Cara meramu bagian tumbuhan obat yang paling banyak digunakan adalah secara tunggal (73,26%). Cara penggunaan tumbuhan obat yang paling banyak digunakan adalah dengan diminum (43). Jenis tumbuhan obat yang paling banyak digunakan sebagai obat adalah Psidium guajava L. (jambu biji) dengan persentase sebesar 2,93%.

Kata kunci: Etnofarmakologi, Tumbuhan Obat, Masyarakat Pesisir Kabupaten
Pidie.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK