<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="101813">
 <titleInfo>
  <title>JUMLAH LARVA ULAT GRAYAK (SPODOPTERA LITURA FAB.) YANG DIMANGSA OLEH PREDATOR PADA LAHAN KEDELAI (GLYCINE MAX (L.) MERR.) YANG BERBEDA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ruhaya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Telah  dilakukan penelitian tentang jumlah  larva  ulat  grayak (Spodoptera  htura Fab.)  yang dimangsa  oleh  predator pada  lahan  kedelai  (Glycine  max  (L.)  Merr.) yang berbeda yang dilaksanakan pada bulan  Agustus  sampai  November  2004  di Laboratorium    Zoologi   Fakultas   MIPA  Universitas   Syiah   Kuala   dan  lahan perkebunan Universitas  Syiah Kuala  Banda Aceh.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah larva S.  litura yang dimangsa oleh predator pada lahan kedelai yang berbeda.  Penelitian  ini  menggunakan metode  experimen  dengan perlakuan dua jenis lahan  yaitu lahan yang dibersihkan setiap satu minggu  sekali  dan lahan yang gulmanya  cukup dipotong   kemudian  dibiarkan tetap  berada pada petak bedengan.  Pada setiap lahan  terdapat  12  ulangan.  Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji t   pada tingkat kepercayaan  5%.  Hasil  penelitian  menunjukkan bahwa jumlah larva yang dimangsa  oleh predator lebih banyak pada lahan yang gulmanya cukup dipotong kemudian dibiarkan tetap berada pada petak bedengan yaitu  sebanyak 6.7 ekor.  Keadaan  larva setelah dimangsa oleh  predator adalah tubuh larva menjadi kering dan menciut dan tubuh larva tersisa sebahagian seperti terpotong&#13;
&#13;
Kata kunci:  pemangsaan larva. S.litura.  predator&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>101813</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-07-25 09:29:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-07-25 09:29:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>