<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="101811">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH ASAP ROKOK TERHADAP FETUSRNMENCIT (MUS MUSCULUS)  DYJ  PRENATAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dewi Keumalasari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini  bertujuan mengetahui  pengaruh lamanya  paparan asap  rokok  terhadap induk  bunting  sebagai  perokok  pasif dengan melakukan  pengamatan  terhadap fetus mencit (Mus  musculus)  prenatal.  Penelitian dilaksanakan  pada bulan Mei -  November&#13;
2007. Penelitian dilakukan  di  Laboratorium Mikroteknik Jurusan Biologi FMIPA Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.  Rancangan yang digunakan adalah  Rancangan Acak Lengkap yang terdiri  atas 4 perlakuan dengan  5 ulangan.  Perlakuan  terdiri  atas paparan  asap rokok O jam (kontrol),  I   jam. 2 jam dan 3  jam setiap hari selama periode kebuntingan (18  hari).  Parameter yang diamati  adalah rata-rata berat  badan fetus per ekor,  rata-rata jumlah  fetus di  dalam uterus.  proporsi  abnormalitas posisi  fetus dalam uterus,  jumlah   fetus  yang  hidup,  mati  dan  resorbsi,  dan  mengamati   fetus  yang mengalami  defek makroskopik.  Data yang diperoleh dianalisis  dengan analisis  varians dan apabila terdapat pengaruh perlakuan dilanjutkan dengan uji  Beda Nyata Terkecil. Hasil penelitian menunjukkan paparan asap rokok menyebabkan fetus mati, resorpsi dan mengalami  defek  makroskopis.  Peningkatan paparan  asap  rokok  tidak   berpengaruh nyata terhadap rata-rata berat badan fetus per ekor dan rata-rata jumlah  fetus di dalam uterus namun berpengaruh nyata terhadap proporsi  abnormalitas posisi  fetus di dalam uterus.&#13;
&#13;
Kata kunci: Asap rokok, defek makroskops.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>101811</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-07-25 09:19:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-07-25 09:19:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>